Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

PSIM Jogja Tantang Semen Padang FC di Stadion Haji Agus Salim, Duel Sarat Tekanan di Pekan 24 BRI Super League

Fahmi Fahriza • Selasa, 3 Maret 2026 | 21:22 WIB

Sesi konferensi pers sebelum pertandingan antara PSIM Jogja melawan Semen Padang FC, Selasa (3/3).
Sesi konferensi pers sebelum pertandingan antara PSIM Jogja melawan Semen Padang FC, Selasa (3/3).

JOGJA - Pertandingan menarik akan tersaji pada pekan ke-24 BRI Super League saat PSIM Jogja bertandang ke markas Semen Padang FC di Stadion Haji Agus Salim, Rabu (4/3) pukul 21.00 WIB.


PSIM datang dengan kepercayaan diri tinggi usai meraih kemenangan 4-2 atas PSBS Biak pada pekan sebelumnya. Sementara Semen Padang yang saat ini berada di posisi juru kunci klasemen bertekad meraih poin penuh demi keluar dari zona degradasi.


Pelatih PSIM Jean Paul van Gastel mengakui persiapan timnya cukup singkat karena padatnya jadwal pertandingan. Meski demikian, ia menegaskan timnya harus tetap siap dan fleksibel.
"Persiapan kami memang singkat karena jarak antarpertandingan yang dekat. Ini bukan situasi ideal, tetapi kami harus fleksibel dan dinamis," ujarnya, Selasa (3/3).


Ia menilai pertandingan ini akan berjalan menarik. Salah satunya karena tuan rumah berada dalam tekanan untuk meraih kemenangan. "Semen Padang sedang berada dalam tekanan. Pelatih mereka juga berada dalam tekanan, jadi ini akan menjadi pertandingan yang menarik," katanya.


PSIM sendiri dipastikan akan tampil tanpa gelandang andalan Ze Valente yang terkena akumulasi kartu. Selain itu, Anton Fase juga masih dibekap cedera.


"Kehilangan pemain karena suspensi atau cedera memang selalu disayangkan. Tapi kami sudah memainkan 23 laga, semua pemain tahu apa yang harus dilakukan. Kami punya pemain yang cukup untuk menggantikan perannya," tegas Van Gastel.


Terkait laga yang digelar malam hari di bulan Ramadan ini, meneer Belanda ini turut memastikan kondisi fisik pemain dalam keadaan baik.


"Kami melakukan pemulihan dengan baik. Tim dalam kondisi bugar. Tantangannya hanya waktu pertandingan yang malam, sehingga kami harus mengatur jadwal pemain dengan baik agar tetap siap selama 90 menit," jelasnya.


Perwakilan pemain PSIM Franco Ramos Mingo juga menegaskan kesiapan tim menghadapi laga tandang tersebut. "Persiapan kami tetap sama seperti biasanya. Kami fokus pada diri sendiri dan memastikan siap untuk pertandingan besok," ujarnya singkat.


Dari kubu tuan rumah, Pelatih Semen Padang FC Dejan Antonic memastikan kondisi tim dalam keadaan baik meski tanpa Boubakary Diarra yang terkena kartu merah.

Baca Juga: Gelandang Produktif PSIM Jogja Ze Valente Absen saat Lawan Semen Padang FC karena Akumulasi Kartu, Van Gastel: Pemain Lain Harus Siap


"Kondisi pemain semua oke. Hanya Diarra yang tidak bisa bermain karena kartu merah. Kami sudah latihan dengan cukup positif dan baik. Semoga bisa menang," ujarnya.


Ia mengakui PSIM tetap merupakan tim berkualitas akan bermain meski tanpa Ze Valente. "Mereka tim yang bagus dan punya banyak pemain lokal berkualitas. Kami harus hati-hati dan tidak boleh bermain dengan emosi. Strategi kami cuma satu, menang. Tidak penting bagaimana caranya, yang penting tiga poin agar bisa keluar dari zona merah," tegasnya.


Sementara perwakilan pemain Semen Padang Kasim Botan mengaku termotivasi menghadapi mantan timnya itu. "Semua pemain sudah siap tanding. Kami sudah diberikan taktik oleh pelatih dan besok akan bekerja keras untuk mendapatkan tiga poin. Bagi saya pribadi, ini motivasi untuk membuktikan bahwa saya bisa bermain lebih baik," katanya. (iza/laz)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Van Gastel #pertandingan #BRI Super League 2025 2026 #konferensi pers #Ze Valente #poin penuh #zona degradasi #Laskar Mataram #cedera #semen padang #PSIM Jogja