Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bermain Imbang saat Menjamu PSBS Biak, Suporter Persis Solo Meradang, Ingin Sosok Ini Dipecat dari Klub!

Editor Content • Minggu, 22 Februari 2026 | 12:10 WIB

Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija ingin tunjukkan karakter tim dan mengincar kemenangan saat menjamu Madura United di Stadion Manahan
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija ingin tunjukkan karakter tim dan mengincar kemenangan saat menjamu Madura United di Stadion Manahan

SOLO - Suporter Persis Solo mulai meradang dengan rentetan hasil buruk yang diraih dalam gelaran Liga 1 musim ini.

Puncaknya, mereka meluapkan kekesalan setelah Persis bermain imbang 1-1 saat menjamu PSBS Biak di Stadion Manahan Solo, Sabtu (21/2/2026) malam.

Rentetan hasil imbang dan performa membuat Persis Solo tak beranjak dari zona degradasi.

Kekecewaan itu terlihat jelas seusai pertandingan di Stadion Manahan.

Dari tribun, suara protes menggema, diiringi sejumlah suporter yang meluapkan emosi.

Beberapa bahkan mencoba mendekati area lapangan sebelum akhirnya petugas keamanan dan panitia pelaksana bergerak cepat melakukan pengamanan.

Situasi sempat memanas ketika beberapa suporter berusaha turun dari tribun sebagai bentuk ketidakpuasan atas performa tim.

Dikutip dari Radar Solo, salah satu suporter Ultras 1923 Beto mengungkapkan, beberapa tuntutan telah disampaikan kepada manajemen klub.

Salah satu yang paling mengemuka adalah permintaan agar pelatih diganti.

“Kami ingin Milo out, bukan hanya karena performa yang buruk, tapi juga karena ada indikasi Milo ‘bermain’. Beberapa pertandingan terlihat cukup aneh. Babak pertama tampil on fire, tapi babak kedua pergantian pemain justru membuat permainan merosot dan membahayakan,” ujarnya.

Selain pergantian pelatih, suporter juga mendesak manajemen mengambil langkah tegas dan bertanggung jawab atas hasil kurang memuaskan yang diraih musim ini.

Evaluasi menyeluruh dianggap perlu dilakukan, terutama terhadap pemain atau staf pelatih yang dinilai belum memberi kontribusi maksimal.

Suporter berharap manajemen bergerak cepat mengingat waktu untuk menyelamatkan tim dari zona degradasi semakin menipis.

Mereka menilai keputusan strategis harus segera diambil agar Persis tidak semakin terpuruk di papan bawah klasemen.

Di sisi lain, pelatih Persis Solo Milomir Šešlija memberikan tanggapan menanggapi sorotan tersebut.

Dia menilai bahwa permainan tim sebenarnya mengalami perkembangan signifikan, terutama dari sisi taktik dan dominasi pertandingan.

“Ini bisa dijawab dengan mudah kalau kita melihat pertandingan. Secara taktik kami tampil lebih superior. Namun memang kami tidak dapat mencetak gol lebih banyak,” ujarnya.

Milo menjelaskan bahwa kondisi tim saat ini juga dipengaruhi banyaknya pemain baru yang masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi.

Ia menyebut proses pembentukan tim belum sepenuhnya rampung.

“Kami memiliki banyak pemain baru dan sedang membangun tim supaya jadi lebih bagus. Masih banyak pemain yang beradaptasi,” katanya.

Dijelaskan adanya striker yang baru bergabung empat hari sebelum laga, sehingga dinilai wajar jika hubungan antarpemain belum terbentuk sepenuhnya.

“Kami memerlukan sekitar empat minggu agar tim bisa beradaptasi,” tegasnya.

Meski demikian, Milo menilai bahwa dominasi permainan adalah bukti positif dari proses yang sedang berjalan.

“Untuk tim yang baru terbentuk dan sudah tampil mendominasi, ini cukup bagus. Memang kami seharusnya bisa mencetak gol lebih banyak,” ujarnya.

Dia berharap penilaian terhadap tim dilakukan secara objektif dengan melihat keseluruhan proses, bukan hanya hasil akhir pertandingan.

Milo menegaskan Persis masih memiliki peluang memperbaiki posisi pada laga-laga sisa musim ini.

Editor : Bahana.
#protes manajemen #Persis Solo #psbs biak #Stadion Manahan