Sejauh ini ada tiga pemain asal Negeri Kincir Angin yang memperkuat skuad Laskar Mataram, yakni Anton Fase di posisi sayap, gelandang Donny Warmerdam, dan rekrutan anyar di posisi bek tengah Jop van der Avert.
Donny mengungkapkan, komunikasi di antara para pemain Belanda berjalan baik dan sangat cair. Bahkan, mereka menggunakan bahasa ibu mereka saat berbicara satu sama lain.
"Senang sekali ada beberapa orang Belanda di sini. Kami bisa berbicara menggunakan bahasa Belanda," ujar Donny, Jumat (13/2).
Rekrutan pemain Belanda paling baru, yakni Jop Avert, dinilai Donny membawa energi baru yang positif bagi tim.
"Sekarang saya mengenal Jop. Sebelumnya tidak. Saya tahu siapa dia, tetapi kami belum pernah bertemu sebelumnya. Dia pria yang baik, pemain yang bagus, jadi senang dia ada di sini," tuturnya.
Tak hanya di level pemain, nuansa Belanda juga terasa di jajaran kepelatihan. Pelatih PSIM Jogja untuk mengarungi kompetisi BRI Super League 2025/2026 juga berasal dari Belanda, yakni Jean Paul van Gastel.
Secara pribadi Donny mengaku komunikasi dengan sang pelatih juga dilakukan dalam bahasa Belanda, jika menyangkut instruksi atau komunikasi yang bersifat teknis.
"Ya, juga dengan pelatih. Kadang dia memberi instruksi saya dengan bahasa Belanda," lontarnya.
Menurut Donny, keberadaan tiga pemain Belanda di dalam skuad menciptakan kedekatan tersendiri, meski pada prinsipnya mereka juga tetap membaur dengan pemain lain.
"Situasinya bagus, termasuk dengan semua pemain. Dan ya, kami sedang menunggu giliran untuk bermain bersama," katanya sambil tersenyum.
Meski begitu, ia menegaskan fokus utamanya tetap pada kerja keras bersama seluruh tim, bukan hanya sesama pemain Belanda. Donny saat ini juga tengah memulihkan kondisi setelah cedera dan sudah kembali berlatih penuh bersama skuad.
"Kondisi saya semakin bagus, saya menunggu kesempatan debut agar bisa membuktikan diri," serunya. (iza)
Editor : Bahana.