Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bosan Dijuluki Isin Menang atau Imbang Meneh, PSIM Jogja Targetkan Poin Penuh di Kandang Persik

Fahmi Fahriza • Kamis, 12 Februari 2026 | 19:29 WIB
Pemain PSIM Jogja Andy Irfan melewati pemain Persis Solo
Pemain PSIM Jogja Andy Irfan melewati pemain Persis Solo

 

Setelah mengawali musim perdana di BRI Super League 2025/2026 dengan berada di papan atas, PSIM Jogja mengawali paro kedua dengan minor. Tiga kali bertanding dua kali kalah dan sekali seri.

Lelucon terkait singkatan PSIM pun ramai. Dari persatuan sepakbola isin menang hingga imbang meneh.

Tapi kini Laskar Mataram bertekad ingin menang. Saat dijamu Persik Kediri dalam laga pekan ke-21 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jumat (13/2) pukul 15.30.

Kedua tim datang dengan situasi berbeda. Persik Kediri tengah dalam tren positif usai meraih dua kemenangan beruntun. Sebaliknya, PSIM Jogja berambisi mengakhiri catatan tanpa kemenangan dalam tiga laga terakhir.

Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel, memastikan timnya telah melakukan persiapan maksimal jelang laga tandang ini. "Persiapan kami berjalan dengan baik. Tim bekerja sangat keras seperti biasanya dan kami siap menghadapi pertandingan ini," ujar Van Gastel, Kamis (12/2).

Ia menilai Persik kini tampil berbeda dibanding pertemuan sebelumnya di putaran pertama, terutama setelah mendatangkan sejumlah pemain baru. Terutama dari Spanyol.

“Menurut saya ini tim yang berbeda dibanding saat kami menghadapi mereka di kandang. Mereka membangun serangan dari bawah dengan cukup baik," tuturnya.

Di sisi lain, pelatih asal Belanda tersebut juga mengamati bagaimana permainan Persik Kediri dalam beberapa laga terakhirnya.

"Dalam dua pertandingan terakhir mereka selalu menang dan terlihat sangat klinis. Hampir setiap peluang yang didapat bisa menjadi gol. Jadi kami harus berada dalam performa terbaik untuk mendapatkan hasil," jelasnya.

 Baca Juga: Balap Liar Jadi Sasaran Utama selama Operasi Keselamatan Progo 2026 di Gunungkidul

Sementara itu, bek tengah PSIM Franco Ramos Minggo turut menegaskan dirinya siap memberikan kontribusi maksimal di pertandingan ini. "Bagi saya, setiap pertandingan itu penting. Setiap kali kami masuk ke lapangan, kami selalu berusaha memberi yang terbaik. Laga ini tidak berbeda," tegasnya.

Meskipun berstatus sebagai tim tamu, Franco mengungkapkan bahwa mentalitas bertanding para pemain PSIM Jogja akan tetap sama dan serius menatap pertandingan ini. "Ini akan menjadi pertandingan yang kompetitif dan berat bagi kami, tetapi kami akan mencoba memberikan yang terbaik," kata Franco.

Di kubu tuan rumah, pelatih Persik Kediri Marcos Reina menyebutkan, bahwa timnya terus menunjukkan perkembangan positif dari waktu ke waktu. Dia mengaku mempersiapkan tim menghadapi tim yang bagus dengan pemain-pemain berkualitas. “Kami ada di momen yang baik dan setiap hari berusaha menjadi lebih baik sebagai sebuah tim," ujar Reina.

Meski tengah dalam tren kemenangan, ia menegaskan Persik masih dalam tahap pembangunan, salah satunya mengacu pada banyaknya pemain yang baru didatangkan.

"Di tiap pertandingan kami mencoba menjadi lebih baik. Saya berharap besok kami bisa tampil lebih baik lagi dan meraih poin penuh," tambah pelatih yang di awal musim justru santer dikaitkan akan menukangi PSIM itu.

Hal senada disampaikan pemain Persik, Imanol Garcia. Ia optimistis timnya mampu melanjutkan tren positif kemenangan.

"Kami tahu mereka tim yang bagus dengan pemain berkualitas, tetapi kami percaya diri untuk meraih kemenangan ketiga secara beruntun. Kami sedang berada dalam momen yang bagus," ucap Imanol. (iza/pra)

Editor : Heru Pratomo
#Persik #Stadion Gelora Joko Samudro Gresik #Van Gastel #PSIM #Laskar Mataram #PSIM Jogja