JOGJA - Manajemen PSIM Jogja mulai bergerak cepat dan merencanakan sekaligus menyiapkan kerangka tim untuk musim depan meski kompetisi BRI Super League 2025/2026 masih berjalan.
Manajer Tim PSIM Jogja Razzi Taruna mengungkapkan, bahwa evaluasi mendalam sudah dan masih akan terus dilakukan guna memastikan kesiapan tim yang lebih matang dibanding musim sebelumnya.
Saat ini, Laskar Mataram berada di peringkat ke-7 klasemen sementara setelah melakoni 20 pertandingan, dengan torehan 31 poin.
Meski fokus utama adalah mengakhiri musim ini dengan posisi yang nyaman, Razzi menegaskan bahwa komunikasi dengan pelatih Jean Paul van Gastel, mengenai mekanisme perekrutan pemain musim depan sudah berjalan intensif.
"Musim depan, kita akan bersama dengan Jean Paul lagi. Kita melakukan mekanisme yang betul, pelatih kita plot menentukan siapa pemain masuk dan keluar," ujar Razzi, Kamis (12/2).
Razzi mengakui, bahwa salah satu evaluasi terbesar dari musim lalu adalah mepetnya waktu persiapan. Oleh karena itu, untuk musim mendatang, manajemen telah mengamankan tanda tangan beberapa pemain kunci dengan kontrak berdurasi lebih dari satu musim.
"Kita masih sangat mengedepankan tim yang sekarang, karena ada beberapa pemain yang membuktikan bahwa mereka layak dipertahankan," ulasnya.
Meskipun sudah merancang skuad masa depan, Razzi meminta tim tetap fokus pada sisa laga musim ini. Ia memberikan apresiasi kepada para pemain yang telah menunjukkan kerja keras di lapangan.
"Fokusnya sekarang bertahan dengan nyaman, tapi target tahun depan harus lebih tinggi," tambahnya.
Selain teknis lapangan, Razzi juga memuji profesionalisme pelatih Jean Paul yang dinilai mampu menjaga standar tinggi di dalam tim namun tetap fleksibel dengan kondisi sepak bola Indonesia. Sinergi ini diharapkan menjadi modal kuat bagi PSIM Jogja untuk menembus papan atas pada musim mendatang. (iza)
Editor : Bahana.