Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jelang Laga Kontra Persik Kediri, PSIM Jogja Fokus Recovery di Tengah Ketidakpastian Venue

Fahmi Fahriza • Selasa, 10 Februari 2026 | 17:16 WIB
Para pemain PSIM Jogja saat menjalani sesi latihan.
Para pemain PSIM Jogja saat menjalani sesi latihan.

 

JOGJA - PSIM Jogja masih dibayangi ketidakpastian venue pertandingan jelang laga kontra Persik Kediri pada pekan lanjutan BRI Super League 2025/2026 pekan 21, Jumat (13/2). Hal itu salah satunya ditengarai oleh kondisi Stadion Brawijaya Kediri yang rumputnya belum benar-benar optimal.


Seperti pekan lalu, saat Persik Kediri bermain melawan Dewa United, wasit terpaksa menghentikan sementara laga babak kedua karena air hujan menggenangi lapangan. Kondisi itu diakui Pelatih PSIM Jean Paul van Gastel, cukup mempengaruhi persiapan timnya, terutama terkait jadwal perjalanan dan program latihan.


Van Gastel menyebutkan , jika benar nantinya akan ada perubahan lokasi pertandingan, otomatis berdampak pada rencana keberangkatan skuad Laskar Mataram. Jika venue berpindah, maka agenda tim pun harus menyesuaikan dalam waktu yang relatif singkat.


"Tentu ini berpengaruh. Kalau tempat pertandingan berubah, jadwal perjalanan juga berubah. Mungkin kami harus berangkat besok (Rabu, Red), bukan hari Kamis. Jadi ini sangat mempengaruhi persiapan tim," ujar Van Gastel Selasa (10/2).


Meski demikian, pelatih asal Belanda ini menegaskan timnya tetap berusaha menjaga fokus. Memasuki fase padat kompetisi, PSIM kini lebih menitikberatkan pada aspek pemulihan kondisi pemain, disusul latihan fisik ringan untuk menjaga kebugaran jelang pertandingan. "Saat ini kami fokus pada recovery dan hari ini ada latihan fisik," jelasnya.


Di sisi lain, Van Gastel juga mengakui waktu persiapan cukup terbatas karena PSIM dijadwalkan tampil pada hari Jumat, usai minggu lalu juga bermain di hari Jumat. Namun ia menilai skuad-nya sudah memahami apa yang harus dilakukan di lapangan.


"Waktunya memang tidak banyak karena kami sudah harus bermain hari Jumat. Tapi kami tahu apa yang harus kami lakukan," tambahnya.


Saat ditanya soal kemungkinan perubahan strategi menghadapi Persik Kediri, Van Gastel belum mau memberikan gambaran detail. Ia membuka peluang adanya penyesuaian, meski menegaskan kerangka permainan utama tetap menjadi pegangan tim. "Mungkin iya, mungkin juga tidak," ucapnya singkat.


Dengan berbagai keterbatasan yang ada, ia berharap para pemain tetap menjaga konsentrasi dan mental bertanding. Ia optimistis PSIM mampu tampil maksimal meski persiapan berlangsung dalam situasi kurang ideal. "Setelah melewati 20 pertandingan, kami sudah tahu taktik dan apa yang kami inginkan," lontarnya. (iza/laz)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Van Gastel #Optimistis #BRI Super League 2025/2026 #Laga #latihan #Laskar Mataram #venue #PSIM Jogja