Pelatih asal Magelang itu hadir ke klub milik Presiden Prabowo Subianto dengan status pinjaman dari PSIM Jogja.
Pembina Garudayaksa FC Danang Wicaksana Sulistya menjelaskan, meskipun saat ini tim tengah bertengger di puncak klasemen.
Akan tetapi manajemen masih merasa perlu melakukan penyegaran di kursi kepelatihan setelah berpisah dengan Eka Ramdani.
Oleh karena itu, untuk melanjutkan ke putaran ketiga Championship musim 2025/2026 pihak manajemen sepakat mendatangkan Erwan Hendarwanto.
"Ini bukan sekadar strategi, tapi upaya kami agar tim lebih kuat lagi untuk lolos ke Liga 1," beber pria yang akrab disapa DWS ini, Selasa (10/2).
Akan tetapi, lanjut DWS, sebelum menunjuk Erwan, manajemen Garudayaksa FC sempat mempertimbangkan dua nama besar yang identik dengan sepak bola Jogjakarta, yakni Seto Nurdiyantoro dan Erwan Hendarwanto.
Namun, melalui berbagai pertimbangan teknis, pilihan akhirnya jatuh kepada Erwan.
"Karena saya wong Jogja, saya kenal baik keduanya. Akhirnya manajemen memilih Mas Erwan untuk melengkapi tim kepelatihan guna mendongkrak performa pemain ke level tertinggi," jelasnya.
Tak hanya itu, menurut DWS, alasan lain manajemen Garudayaksa FC mendatangkan Erwan Hendarwanto karena pelatih berusia 49 tahun ini dirasa memiliki kedekatan emosional dengan beberapa penggawa tim berjuluk Spirit of Garuda.
Ada beberapa nama pemain dan jajaran asisten pelatih diketahui pernah bekerja sama dengan Erwan saat masih berseragam Laskar Mataram musim lalu.
Sehingga, hal itu dinilai akan mempercepat proses adaptasi di tengah padatnya jadwal kompetisi menuju putaran ketiga.
"Pemain lokal di kompetisi ini sangat vital karena kuota asing dibatasi. Kami fokus mendatangkan pemain asing untuk menambah daya dobrak pemain lokal yang sudah ada," tuturnya.
Dengan hadirnya Erwan Hendarwanto sebagai pelatih kepala baru, DWS berharap pelatih yang berhasil membawa PSIM Jogja promosi ke Liga 1 itu dapat mengamankan tiket promosi tim Super League musim depan.
"Saya selaku pegiat bola, juga sangat peduli degan bola DIY dan perkebangan bola nasional," tegasnya. (ayu).
Editor : Bahana.