Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sempat Diboikot, Kuota Gate 910 untuk Laga Derby Mataram Sudah Diakomodasi Panpel PSIM

Guntur Aga Tirtana • Rabu, 4 Februari 2026 | 19:29 WIB
Foto suporter PSIM Jogja yang berada di Gate 9-10 Stadion Sultan Agung Bantul. 
Foto suporter PSIM Jogja yang berada di Gate 9-10 Stadion Sultan Agung Bantul. 

 

JOGJA – Sempat diboikot oleh para supporter PSIM Jogja, yang menginisiasi gerakan Gate 910, panitia pelaksana (Panpel) PSIM Jogja melunak.

 

Mereka memastikan penyaluran tiket tribun Gate 9 dan Gate 10 sudah terakomodasi melalui koordinasi dengan wadah supporter saat PSIM Jogja menjamu Persis Solo di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Jumat (6/2) nanti.

"Gate 9 dan 10 sudah selesai di wadah suporter. Sembilan itu timur sudah terfasilitasi dan sepuluh itu utara juga sudah terfasilitasi," ujar Ketua Panpel PSIM Jogja Wendy Umar Senoadji, Rabu (4/2).

 Baca Juga: Ini Daftar Beasiswa yang Buka Pendaftaran Tiap Semester untuk Kamu yang Ingin Menempuh Pendidikan di Perguruan Tinggi

Selain telah mengakomodir penjualan tiket untuk tribun Gate 9 dan 10, panpel juga telah menyiapkan kebijakan khusus di laga yang bertajuk Derby Mataram itu nanti.

Dengan memaksimal penjualan melalui dua wadah suporter resmi PSIM Jogja, yakni Brajamusti dan The Maident. Hal tersebut dilakukan sama seperti saat laga sebelumnya atau saat melawan Persebaya (25/1). 

 

Menurut Wendy langkah itu diambil karena sudah menjadi kesepakatan bersama untuk menyaring pembeli tiket agar tidak jatuh ke tangan pendukung Persis Solo."Kami diminta untuk meminimalkan kebocoran tiket untuk suporter tim tamu," tegasnya.

 Baca Juga: RSUD Wates Kulon Progo Buka Layanan Baru Operasi Minim Sayatan Dinilai Lebih Optimal dapat Diakses dengan Pengguna BPJS

Meski begitu, Wendy juga menjelaskan bahwa penjualan tiket secara daring atau online tetap menjadi pilihan. Tapi itu bersifat situasional tergantung ketersediaan kuota.

Sebab, jika alokasi pada masa presale melalui wadah suporter tidak habis, barulah tiket akan dikembalikan ke sistem kanal digital. "Pilihan online tetap ada kalau nantinya kuota dua wadah suporter ini di presale hari pertama dan kedua tidak habis," lontarnya. 

 

Dengan perbedaan penjualan tiket ini Wendy berharap pertandingan antara PSIM Jogja melawan Persis Solo itu nanti dapat menjadi bukti kelayakan Laskar Mataram menyelenggarakan laga besar.

Dukungan dari seluruh elemen pendukung sangat dibutuhkan agar ke depan tim kebagian masyarakat Joga ini tetap mendapatkan kuota penonton pada laga-laga selanjutnya.

"Jaminan keamanan dibutuhkan panpel dan manajemen PSIM untuk bisa mendapatkan kuota di pertandingan selanjutnya. Ini semua tidak akan mungkin bisa tanpa dukungan semua pihak dan pecinta sepak bola pendukung PSIM," jelasnya. 

 

Diketahui, kuota tiket untuk laga PSIM Jogja melawan Persis Solo, Jumat (6/2) nanti dipastikan mencapai angka sembilan ribu. Itu terbagi atas 8.500 untuk tribun terbuka dan 500 untuk tribun tertutup (termasuk complement pertandingan untuk pemain dan official tim, sponsor, serta tamu undangan). (ayu/pra)

 

 

Editor : Heru Pratomo
#Solo #PSIM #Maident #persebaya #Suporter #Brajamusti #Bantul #persis #wendy #SSA #gate 910 #PSIM Jogja