JOGJA - PSIM Jogja harus pulang dengan tangan hampa usai takluk dari tuan rumah Borneo FC pada lanjutan pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Segiri Samarinda, kemarin (1/2) sore, Laskar Mataram kalah dengan skor 1-2.
Sejak awal pertandingan, kedua tim tampil terbuka dan berupaya mencetak gol cepat. PSIM sejatinya mampu mengimbangi permainan Borneo FC dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Namun efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi kendala bagi tim tamu.
Borneo FC berhasil membuka keunggulan pada menit ke-30. Gol tercipta melalui sundulan kepala Kaio Nunes yang memanfaatkan umpan Caxambu dari situasi tendangan pojok. Gol itu membuat tuan rumah unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan tetap tinggi. Kedua tim saling melakukan jual beli serangan, dengan PSIM berupaya keras mengejar ketertinggalan. Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-81. PSIM mendapat hadiah penalti setelah Ghulam dijatuhkan di dalam kotak penalti Borneo FC.
Ze Valente yang maju sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangannya tak mampu dibendung kiper Borneo FC Nadeo Winata dan mengubah skor menjadi imbang 1-1.
Saat PSIM berusaha mempertahankan momentum, Borneo FC justru kembali mencetak gol di masa injury time. Pada menit ke-90+1, Koldo Obieta mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan kepala, kembali memanfaatkan umpan matang dari Caxambu. Gol itu memastikan kemenangan 2-1 bagi Pesut Etam.
Skor tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi PSIM Jogja, terutama dalam hal efektivitas serangan dan konsistensi permainan saat menghadapi tekanan lawan. Hasil ini juga memperpanjang tren negatif PSIM, setelah pekan sebelumnya kalah dari Persebaya Surabaya. (iza/laz)