SURABAYA - Persiba Bantul akan melakoni laga krusial melawan Perseden Denpasar pada pekan ke-14 Liga Nusantara 2025/2026. Pertandingan hidup mati itu dijadwalkan berlangsung di Stadion Pasiran, Surabaya, Selasa (20/1) sore.
Laga ini menjadi penentuan langkah Persiba Bantul dalam perburuan tiket ke babak delapan besar. Kekalahan atas Perseden Denpasar hampir memastikan langkah Laskar Sultan Agung terhenti, mengingat pada laga terakhir mereka harus menghadapi pemuncak klasemen Grup D, Persekabpas Pasuruan.
Saat ini Persiba Bantul berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi 20 poin. Perseden Denpasar menempati peringkat kedua dengan 22 poin. Sementara Persekabpas Pasuruan memimpin klasemen dengan 23 poin. Dari enam tim di Grup D, ketiga klub tersebut secara matematis masih memiliki peluang terbesar untuk mengunci dua tiket ke babak delapan besar.
Jika mampu meraih kemenangan atas Perseden Denpasar, nasib Persiba Bantul akan berada di tangan mereka sendiri. Namun apabila gagal meraih poin penuh, peluang lolos akan sangat bergantung pada hasil pertandingan lain, khususnya laga yang melibatkan Persekabpas Pasuruan dan Perseden Denpasar.
Secara rekor pertemuan, Persiba Bantul memiliki modal positif. Dalam dua pertemuan sebelumnya musim ini, anak-anak Bantul selalu menang atas Perseden Denpasar, masing-masing dengan skor 3-0 dan 2-1.
Pelatih Persiba Bantul Susanto mengatakan, untuk saat ini para anak asuhnya sejatinya sudah menjalankan rencana permainan dengan baik. Meskipun masih perlu pembenahan di sektor penyelesaian akhir.
"Mungkin hanya beberapa miss yang harus kita perbaiki lagi ke depan, terutama menghadapi lawan yang bermain low block defending," ujarnya, Senin (19/1).
Bagi Susanto, padatnya jadwal kompetisi turut memengaruhi performa tim, terutama terkait rotasi pemain. Sebab, beberapa pemain juga harus absen karena akumulasi kartu maupun cedera.
"Kompetisi ini sangat padat dan rotasi pemain harus kami perbaiki," ucapnya.
Menghadapi dua laga sisa yang sangat menentukan, Susanto menegaskan timnya akan berusaha memaksimalkan setiap pertandingan demi menjaga peluang lolos ke babak delapan besar.
Terkait duel melawan Perseden Denpasar, Susanto menyebut timnya telah melakukan evaluasi menyeluruh dari pertemuan-pertemuan sebelumnya. "Kami sudah dua kali pertemuan dan ini pertemuan ketiga," ungkapnya. (ayu/laz)