PSS Sleman akan melakoni laga kandang melawan PSIS Semarang pada pekan ke-15 Kompetisi Championship musim 2025/2026. Dijadwalkan laga tersebut berlangsung di Maguwoharjo International Stadium (MaglS) Sabtu (10/1) sore nanti.
Executive Representative PSS Sleman Vita Subiyakti menjelaskan, berbeda dengan laga kandang sebelumnya yang mencapai angka 14 ribu. Pertandingan kali ini panitia pelaksana (Panpel) hanya menyediakan total 13 ribu lembar tiket.
Penurunan jumlah kuota itu, didasarkan dari hasil koordinasi dengan pihak keamanan. "Kalau kebijakan itu kan izin itu sesuai prosedur adalah dari pihak kepolisian. Jadi kami mengikuti rekomendasi," katanya, Rabu (7/1).
Terkait mekanisme pembelian, lanjut Vita, manajemen tetap menggunakan sistem online yang akan dibuka pada Rabu (7/1) malam pukul 19.00. Untuk meminimalisasi praktik percaloan dan distribusi yang tidak merata, sistem ketat juga akan tetap diberlakukan.
"Satu akun hanya bisa menggunakan satu NIK untuk satu kali transaksi dan satu tiket. Untuk komunitas tetap ada jalurnya tersendiri," lontarnya.
Dalam laga melawan PSIS Semarang nanti. Manajemen PSS Sleman juga tetap memberikan perhatian khusus bagi suporter disabilitas. Sebanyak 25 kuota gratis disiapkan melalui kerja sama dengan Komunitas Sadar Belajar Indonesia (KSBI).
"Kami ingin ada pemerataan, jadi kami data supaya bisa menyasar lebih banyak teman-teman disabilitas lainnya," tegasnya.
Tak hanya itu saja, manajemen Laskar Sembada dengan tegas menyatakan tidak menyediakan kuota bagi suporter tim tamu.
Hal ini dilakukan guna menghindari sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI dan menjaga kondusivitas di area stadion. "Sebagaimana kebijakan dari PSSI itu kami tidak membuka kuota untuk tim tandang," tuturnya. (ayu/pra)
Editor : Heru Pratomo