Terdekat, tim berjuluk Laskar Sultan Agung ini akan menghadapi Perseden Denpasar di Lapangan Pasiran, Surabaya, Senin (29/12) sore.
Melakoni laga ke sembilan di musim ini, Persiba Bantul wajib meraih kemenangan.
Itu demi menjauhnya dari zona degradasi Grup D dan kembali membuka peluang ke babak delapan besar.
Dari delapan laga yang telah dijalani di Grup D, Persiba Bantul bertengger peringkat kelima dari enam kontestan. Itu artinya, Persiba Bantul berada di zona play off degradasi.
Dengan baru mengemas sembilan poin, Persiba Bantul hanya berselisih lima poin dengan Waanal Brothers FC yang menjadi juru kunci Grup D dengan raihan empat poin dan menjadi kandidat otomatis degradasi ke Liga 4 musim depan.
Meski berada di zona play off degradasi, Persiba Bantul masih memiliki peluang untuk memperebutkan tiket lolos ke babak delapan besar Liga Nusantara musim ini.
Sebab empat tim yang berada diatasnya, yakni Perseden Denpasar selaku pemuncak klasemen baru mengemas 18 poin, disusul Persekabpas Pasuruan dengan 16 poin, Persebata Lembata dengan 13 poin dan Gresik United dengan 9 poin.
Dengan masih menyisakan tujuh laga lagi (termasuk lawan Perseden), tim kebanggaan warga Bantul ini memiliki peluang meraih nilai tambahan maksimal 21 hingga akhir musim nanti.
Itu asalkan mampu menyapu bersih seluruh laga dengan kemenangan.
Untuk mewujudkan memang bukanlah hal yang mudah. Mengingat grafik performa tim tak kunjung membaik meski sudah melakukan pergantian pelatih dari Andri Ramawi ke Susanto.
Dari lima pertandingan yang telah dijalani bersama pelatih anyarnya, Susanto, tercatat Persiba Bantul baru meraih satu kemenangan.
Sedangkan empat laga lainnya berakhir dua kali imbang dan dua kali menelan kekalahan.
Manajer tim Persiba Bantul Endro Bawono mengaku telah melakukan evaluasi bersama tim pelatih agar di laga-laga berikutnya bisa meraih hasil maksimal.
Sebab manajemen juga tetap ingin mengejar tiket lolos delapan besar.
"Kami sudah bahas semua ini bersama direktur teknik dan pelatih kepala. Kami bertekad untuk bisa meraih kemenan gan di sisa laga yang ada agar bisa lolos ke babak delapan besar," tuturnya, Minggu (28/12).
Untuk laga kontra Perseden, Endro menyatakan jika saat ini kondisi tim memang tidak baik.
Itu disebabkan karena ada sejumlah pemain yang harus absen akibat cedera dan mendapatkan akumulasi kartu kuning.
"Kompetisi dengan sistem home tournamen dengan triple round robin seperti ini memang berat, karena jeda pertandingan sangat singkat," tandasnya. (ayu)
Editor : Bahana.