Kepastian itu disampaikan langsung oleh Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis, Jumat (5/12).
"Puji syukur Alhamdulillah, Fachruddin sudah 100 persen fit," katanya.
Kembalinya Fachruddin Aryanto tentu saja bakal menjadi angin segar bagi tim berjuluk Super Elja di sisa kompetisi musim 2025/2026 ini.
Mengingat ketatnya persaingan di Grup Timur yang terus menunjukan intensitas tinggi, maka pemain berpengalaman itu diharapkan dapat kembali menjadi tumpuan utama di jantung pertahanan tim kebanggaan masyarakat Sleman tersebut.
Maka dari itu, dengan kondisi fisik yang sudah optimal serta kesiapan mental yang matang, Ansyari yakin, anak asuhnya mampu menjaga keseimbangan pertahanan PSS Sleman.
Apalagi pemain berusia 36 tahun itu juga menjadi figur penting dalam komposisi permainan yang telah disiapkan tim pelatih menghadapi bergulirnya kompetisi saat ini.
"Dia (Fachruddin) sudah tidak lagi latihan terpisah dan sudah latihan bersama tim,"cetus Ansyari.
Diketahui, pada musim 20242025 lalu, Fachruddin Aryanto harus rela mengakhiri musim lebih cepat lantaran cedera yang menimpanya.
Sebab pemain asal Klaten itu mengalami cedera di lutut kanannya. Cedera itu didapat setelah pertandingan menghadapi Barito Putera FC di musim 2024/2025 silam.
Saat tim medis PSS Sleman melakukan MRI (magnetic resonance imaging). Saat itu Fachruddin Aryanto dinyatakan mengalami cedera MCL (medial collateral ligament).
Sehingga mau tidak mau bek tangguh tersebut harus rela mengakhiri musim lebih cepat.
Meski saat itu Fachruddin terkena cedera yang dibilang sangat serius dan harus menjalani operasi.
Akan tetapi manajemen PSS Sleman masih terus melakukan pemantauan dan memperpanjang kontraknya di musim 2025/2026 ini.
Hingga pekan ke-12 Kompetisi Championship musim 2025/2026 ini, Fachruddin belum diturunkan lantaran tim pelatih masih memang trauma yang dialami oleh sang pemain.
Jelang melakoni pekan ke-13 ini, Ansyari Lubis mengaku sudah percaya 100 persen bahwa Fachruddin sudah siap untuk merumput bersama tim Laskar Sembada.
"Dia juga siap diturunkan bermain," tegasnya. (ayu)
Editor : Bahana.