BANTUL - Persiba Bantul tengah mempersiapkan diri untuk melakoni laga kedua babak penyisihan Liga Nusantara 2025/2026.
Dijadwalkan tim berjuluk Laskar Sultan Agung itu akan melawan Persebata Lembata di Stadion Pasiran, Surabaya, Kamis (4/12/2025) sore.
Dalam laga tersebut, Persiba Bantul mengusung kepercayaan diri tinggi setelah pada pertandingan perdana lalu sukses mengamankan tiga poin lewat kemenangan 2-1 atas Waanal Brothers FC.
Dua gol Persiba dicetak masing-masing oleh Rendy Samosir dan Edgar Amping.
Manajer Persiba Bantul Endro Bawono mengatakan, tim tidak boleh terlena meski sudah mendapatkan kemenangan perdana.
Sebab, tim Bumi Projotamansari itu harus menghadapi tantangan baru saat ini.
"Akbar Selang tidak bisa main. Samosir juga izin untuk menikah. Tapi tim pelatih sudah menyiapkan opsi untuk pertandingan nanti," katanya, Rabu (3/12/2025).
Kendati demikian, Endro menyatakan jika persiapan untuk menghadapi Persebata Lembata kali ini sudah berjalan dengan baik.
Sebab tim pelatih sudah mematangkan strategi. "Secara keseluruhan tim dalam keadaan siap bertanding. Kami juga sudah latihan untuk menyiapkan pertandingan," tegasnya.
Tak hanya itu, optimisme Persiba Bantul juga didasari karena tim kebanggaan masyarakat Bantul itu saat ini juga telah kedatangan satu pemain baru yang diharapkan bisa menambah kekuatan tim.
Meski baru diumumkan, pemain tersebut sebenarnya sudah mengikuti latihan sejak awal tim berada di Surabaya.
"Secara adaptasi cukup baik, bahkan ada beberapa pemain yang sudah pernah bermain bersama. Jadi harapannya bisa cepat menyatu," tutur Endro.
Terkait kekuatan Persebata Lembata, Endro menilai jika lawan Persiba Bantul itu memiliki skuad berpengalaman.
Kendati demikian, dia meyakini Persiba Bantul akan bisa memenangkan pertandingan tersebut.
"Mereka tim yang baik, banyak diisi pemain berpengalaman. Tapi kami lebih fokus memperbaiki apa yang menjadi evaluasi kemarin dan meningkatkan catatan positif yang sudah muncul pada pertandingan sebelumnya," tambahnya. (ayu/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita