Kebijakan ini diambil guna memastikan kompetisi berjalan lebih efisien, terkontrol, serta mengurangi kendala teknis seperti perizinan stadion, keamanan, dan jadwal pertandingan yang kerap menjadi hambatan di setiap daerah.
Melalui sistem sentralisasi, klub-klub peserta akan memainkan pertandingan di stadion-stadion yang ditunjuk langsung oleh PSSI dan Asprov terkait.
Penentuan stadion dilakukan berdasarkan kelayakan fasilitas, akses transportasi, kesiapan panitia pelaksana, serta keamanan yang memenuhi regulasi liga.
Dilansir dari instagram@liga3.match.id, berikut adalah deretan stadion yang telah ditetapkan sebagai lokasi sentralisasi kompetisi Liga 3,
1. Grup A
a. Stadion Abu Bakrin, Magelang,Jawa Tengah
b. Stadion Moch, Soebroto, Magelang, Jawa Tengah
2. Grup B
a. Lapangan Kota Barat, Solo, Jawa Tengah
b. Lapangan Sriwaru, Solo, Jawa Tengah
3. Grup C
a. Stadion Sriwedari, Surakarta, Jawa Tengah
b. Stadion UNS, Surakarta, Jawa Tengah
c. Lapangan Banyuanyar, Solo, Jawa Tengah
4. Grup D
a. Lapangan THOR, Surabaya, Jawa Timur
b. Lapangan Pasiran, Surabaya, Jawa Timur
Itulah deretan stadion yang digunakan dalam mengarungi kompetisi Liga 3 musim 2025/2026.
Stadion-stadion tersebut telah lolos proses verifikasi dari PSSI sehingga bisa digunakan untuk kompetisi Liga 3 musim ini.
Selain itu, pembagian grup juga telah ditetapkan oleh panitia penyelenggara Liga 3.
Setiap stadion akan menjadi rumah sementara bagi 6 klub peserta yang siap bersaing memperebutkan tiket ke fase berikutnya.
Format sentralisasi ini diharapkan mampu menciptakan pertandingan yang lebih teratur, efisien, serta memudahkan koordinasi antar penyelenggara. Untuk pembagian grub, simak tabel ini,
Grup A
Persipa Pati
Nusantara Lampung FC
Persikabo 1973
Batavia FC
Dejan FC
PSDS Deli Serdang
Grup B
Pekanbaru FC
PSGC Ciamis
Pesikota Tangerang
Perserang Serang
Tri Brata Refflesia
Persitara Jakarta Utara
Grub C
Peserta kini hanya tinggal mematangkan persiapan sebelum memasuki panggung kompetisi yang menjadi gerbang awal menuju level profesional.
Harapan publik pun mengarah pada terselenggaranya kompetisi yang lebih rapi, kompetitif, dan mampu melahirkan talenta baru bagi sepakbola nasional.
Penulis: Alif Rizki Wahyu N K