Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sebelumnya Remang-Remang, Pemain PSIM Jogja Antusias Bisa Segera Main Malam di SSA

Fahmi Fahriza • Jumat, 14 November 2025 | 01:41 WIB
Suasana Stadion Sultan Agung (SSA) saat pertandingan PSIM Jogja menjamu Persik Kediri, Bantul, Jumat (31/10). Fasilitas lampu penerangan di SSA belum sepenuhnya memenuhi standar kriteria yang ditetapk
Suasana Stadion Sultan Agung (SSA) saat pertandingan PSIM Jogja menjamu Persik Kediri, Bantul, Jumat (31/10). Fasilitas lampu penerangan di SSA belum sepenuhnya memenuhi standar kriteria yang ditetapk

 

JOGJA - Progres peningkatan fasilitas Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul terus menunjukkan perkembangan positif. Manajemen dan panitia pelaksana (panpel) PSIM Jogja saat ini tengah mengebut proses penambahan lux lampu agar stadion yang kini menjadi homebase PSIM Jogja di BRI Super League tersebut segera bisa digunakan untuk pertandingan malam hari.

Menurut estimasi dari ketua Panpel PSIM Jogja Wendy Umar, SSA diperkirakan sudah dapat difungsikan untuk laga malam pada Desember mendatang. Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi para pemain dan suporter PSIM Jogja.

Di antaranya sang kapten tim PSIM Reva Adi Utama, yang menyambut dengan antusias rencana tersebut. "Sebelumnya main di SSA selalu sore, dan agak remang-remang lampunya. Sekarang saya dengar sudah mulai ditambah," ujar Reva, Rabu (12/11).

Bek kiri yang berasal dari Makassar itu menilai, sejauh ini memang ada beberapa aspek teknis di SSA yang masih perlu pembenahan. Mulai dari pencahayaan yang belum maksimal, hingga kondisi rumput yang kadang tidak ideal, terutama saat cuaca hujan.

"Rumput di SSA oke, tapi ketika hujan turun rumputnya agak lembek, dan membuat lebih cepat lelah. Kita harus lebih paksa energi, dan kita perlu lebih banyak berlari dan lebih fokus," ungkapnya.

Meski begitu, Reva menilai rencana bermain malam hari akan memberi keuntungan tersendiri, baik dari sisi kenyamanan pemain maupun kualitas permainan di lapangan. Menurutnya, cuaca yang lebih sejuk dan kondisi fisik yang lebih stabil menjadi faktor penting bagi performa tim. "Desember sudah bisa main malam, saya lebih suka main malam, jadi tidak ada panas, dan cuaca lebih enak juga," bebernya.

Namun, pemain yang menggunakan nomor punggung 35 di PSIM itu juga menegaskan, sebagai pesepak bola profesional, ia dan rekan-rekan harus tetap siap dalam kondisi apa pun. 

Baginya, rencana bermain malam bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga bentuk kemajuan positif bagi infrastruktur sepak bola di Jogja, atau Indonesia secara umum. "Sebagai pemain tentu harus siap dan profesional dengan situasi apa saja. Tapi opsi main malam di SSA ini sesuatu yang bagus dan saya antusias juga," tuturnya.

Dengan rencana peningkatan fasilitas ini, PSIM Jogja diharapkan dapat semakin optimal dalam menjalani laga-laga kandang di putaran berikutnya BRI Super League 2025/2026, sekaligus menghadirkan atmosfer pertandingan yang lebih semarak bagi pendukung setia Laskar Mataram. (iza/pra)

Editor : Heru Pratomo
#Reva Adi Utama #PSIM #Stadion Sultan Agung (SSA) #Remang-remang #Bantul #PSIM Jogja