SLEMAN - Menjelang laga terakhir putaran pertama Grup timur Pegadaian Championship 2025/2026, PSS Sleman terus mematangkan persiapan menghadapi tuan rumah PS Barito Putera. Duel itu akan berlangsung pada Sabtu (8/11) di Stadion Demang Lehman, Banjarmasin.
Super Elja datang ke laga ini dengan motivasi tinggi setelah dua pertandingan terakhir gagal berakhir dengan kemenangan. Situasi itu membuat posisi mereka di papan atas klasemen menjadi rawan, dengan jarak poin yang sangat tipis dari dua pesaing terdekat.
Absennya bek sekaligus kapten tim Cleberson serta kondisi Jajang yang masih dalam tahap pemulihan turut menjadi sorotan jelang laga ini. Namun pelatih kepala PSS Sleman Ansyari Lubis, menegaskan dirinya tidak terlalu khawatir dengan situasi tersebut. "Para pemain komitmen bekerja keras dan memberi upaya yang terbaik di sesi latihan. Ketika dibutuhkan sewaktu-waktu, mereka dalam kondisi terbaik," tegas Uwak, sapaanya, Kamis (6/11).
Pelatih asal Sumatra Utara itu menilai, kunci kekuatan PSS Sleman sejauh ini bukan hanya terletak pada individu pemain, melainkan pada kerja sama tim yang solid. Kerja kolektif jadi senjata utama tim tampil bagus melakoni delapan pertandingan. “Ini yang membuat saya tidak khawatir dengan perubahan komposisi pemain yang telah disiapkan menghadapi Barito Putera," ujar Uwak.
Menurutnya, peningkatan etos kerja para pemain di sesi latihan juga menjadi faktor penting dalam menjaga konsistensi performa tim. Hal itu memudahkan tim pelatih melakukan rotasi dan menyesuaikan strategi menghadapi lawan-lawan berat di grup dua. "Semua pemain menunjukan etos tinggi di sesi latihan. Ini sangat membantu tim pelatih melakukan adaptasi dan penyesuaian sesuai kebutuhan tim," imbuhnya.
Uwak menjelaskan, empat hari latihan terakhir dimanfaatkan tim untuk memperbaiki detail permainan sekaligus menjaga kondisi fisik dan mental pemain agar tetap prima. Menurut dia, ada empat hari latihan sebelum ke Banjarmasin dan tim memaksimalkan setiap sesi latihan untuk evaluasi dari pertandingan sebelumnya. “Semua pemain bekerja keras dan menunjukkan semangat yang bagus," ujarnya.
Ia menambahkan, intensitas latihan yang tinggi dengan berbagai simulasi situasi pertandingan mendapat sambutan positif dari para pemain. Pemain, kata dia, paham pentingnya pertandingan ini. “Fokus kami sekarang menjaga konsentrasi menuju pertandingan agar bisa tampil maksimal. Kami ingin memberi hasil terbaik untuk tim dan suporter," jelasnya. (iza/pra)
Editor : Heru Pratomo