Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dua Pemain Asing PSIM Jogja Cedera, Van Gastel Kritisi Kualitas Rumput di Indonesia

Fahmi Fahriza • Sabtu, 25 Oktober 2025 | 04:25 WIB
SOROTI KUALITAS RUMPUT: Kondisi rumput Stadion Sultan Agung Bantul saat PSIM melawan Arema FC pekan lalu.
SOROTI KUALITAS RUMPUT: Kondisi rumput Stadion Sultan Agung Bantul saat PSIM melawan Arema FC pekan lalu.

 

Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel, menyoroti salah satu aspek penting dalam sepak bola Indonesia yang menurutnya masih perlu banyak pembenahan, yakni kondisi dan kualitas rumput lapangan.

Pelatih asal Belanda tersebut mengaku masih beradaptasi dengan kultur sepak bola tanah air. Selain kompetisi sepakbola Indonesia, juga karakter lapangan. Karena dinilainya cukup berbeda dan tidak sepenuhnya merata antarsatu stadion dengan stadion lainnya.

"Soal cedera pemain, salah satu alasannya ini karena kualitas tanah atau rumput lapangan, pemain jadi agak rawan mengalami cedera atau masalah," ujar Van Gastel, Jumat (24/10).

Untuk diketahui, dalam beberapa pekan terakhir, dua pemain asing PSIM, yakni Anton Fase dan Donny Warmerdam, memang harus menepi akibat cedera engkel yang diduga dipicu oleh kondisi lapangan saat latihan.

"Kedua pemain itu sama-sama mengalami permasalahan di engkel, dan ini jadi perhatian yang serius bagi kami," tambahnya.

Van Gastel yang pernah menjadi bagian dari staf kepelatihan di Feyenoord, NAC Breda, hingga Besiktas, menyebut pengalaman di Indonesia cukup berbeda. Terutama dari sisi infrastruktur sepak bola seperti lapangan.

Hal senada juga diungkapkan bek PSIM asal Jepang Yusaku Yamadera. Sebagai pemain Saku mengamati bahwa setiap stadion di Indonesia memiliki karakter rumput yang berbeda-beda, sehingga pemain juga harus beradaptasi lebih cepat.

"Harus saya akui saat awal-awal bermain di Stadion Sultan Agung (SSA) itu agak susah, aliran bola tidak terlalu enak, dan lapangannya juga terlalu keras," ujarnya.

Meski begitu, Yusaku menilai kualitas rumput di SSA kini mulai membaik dari waktu ke waktu. Ia juga menyebut beberapa stadion lain memiliki kualitas lapangan yang cukup baik.

"Stadion Bali United dan Malut United itu bagus kualitasnya, aliran bola lebih lancar, dan lebih enak bermain," tandasnya. (iza/pra)

Editor : Heru Pratomo
#Van Gastel #Malut #PSIM #Yusaku Yamadera #pemain asing #bali #rumput #SSA #kualitas #PSIM Jogja