JOGJA - Ezequiel Pulga Vidal jadi salah satu pembelian paling efektif dan signifikan yang dilakukan manajemen PSIM Jogja untuk mengarungi kompetisi BRI Super League 2025/2026. Terbaru, dia memberikan dua assist untuk dua gol Nermin Haljeta ke gawang Dewa United, Rabu (22/10).
Pemain asal Argentina tersebut sejauh ini dari sembilan pertandingannya bersama Laskar Mataram, telah berhasil mencetak dua gol dan empat assist. Ia juga memiliki peran penting di lini serang PSIM, terbukti dari statistik di mana Vidal selau dimainkan pelatih PSIM Jean Paul van Gastel di seluruh laga musim ini.
Pemain kelahiran 2 Agustus 1995 tersebut menyebut, proses adaptasinya di tim PSIM, maupun di Kota Jogja berlangsung dengan cepat dan baik. "Adaptasi di Jogja cepat dan mudah, saya suka kota ini, saya suka orang-orangnya, cuacanya juga sangat saya sukai dan nyaman di sini," katanya, Jumat (24/10).
Terkait adaptasi dengan kultur sepakbola di Indonesia juga diakuinya tidak ada masalah. Sebab, ia sudah familiar dengan hal tersebut. "Sebelumnya saya punya pengalaman dua tahun bermain di Indonesia dengan Persita, dan adaptasi di tim PSIM sekarang lebih mudah," ungkapnya.
Sementara, dalam internal tim, disebutkan bahwa kondisinya juga bagus. Salah satu pemain yang diakuinya cukup dekat dan semakin memudahkan proses adaptasi adalah playmaker PSIM asal Portugal, Ze Valente.
"Kami cukup dekat baik di lapangan atau di luar lapangan, apalagi Ze Valente juga berbicara dengan bahasa Spanyol, itu sangat memudahkan komunikasi diantara kami berdua," bebernya.
Meski demikian, Vidal mengatakan, ia baru mengenal Ze Valente secara personal saat keduanya baru dikontrak PSIM musim ini. Tapi eks pemain Persita Tangerang itu tahu Ze Valente sebelumnya, saat dia main di PSS Sleman hingga Persebaya Surabaya.
“Saya pernah menghadapi dia. Namun saat di PSIM, saya baru mengenalnya secara personal, dia orang yang baik dan menyenangkan," tuturnya. (iza/pra)
Editor : Heru Pratomo