SLEMAN - Setelah berhasil menyapu bersih tiga pertandingan awal di bulan September dengan kemenangan, PSS Sleman akan segera menghadapi empat laga di bulan Oktober.
Pada Oktober ini dijadwalkan tim Super Elja akan menjalani satu pertandingan home lawan Kendal Tornado FC pada hari Minggu (12/10) mendatang.
Sementara, tiga pertandingan lainnya pasukan Dominikus Dion dan kawan-kawan harus menjalani pertandingan away menghadapi Persipal Palu, Minggu (5/10), PSIS Semarang, Minggu (19/10), dan Persela Lamongan, Sabtu (25/10).
Menanggapi hal tersebut, Pelatih Kepala PSS Sleman Ansyari Lubis mengaku tidak merasa keberatan dengan jadwal pertandingan di bulan Oktober ini.
Pelatih berusia 55 tahun ini malah memberikan respon positif, sebab menurutnya sepakbola itu dinamis bagi setiap tim yang terlibat di sebuah kompetisi.
Ansyari menyatakan jika di dalam kompetisi sepakbola itu setiap tim harus siap dengan segala situasi serta tantangan yang berbeda di setiap bagiannya.
"Artinya kami sudah mengetahui bermain di tandang lebih banyak dan home hanya satu pertandingan," ujarnya, Jumat (3/10).
Meski begitu, Ansyari mengungkapkan jika saat ini tim pelatih sudah menginstruksikan kepada para pemain supaya supaya mereka tetap bisa terus bermain maksimal.
Tim pelatih tidak ingin para pemain membedakan atara pertandingan kandang atau tandang. Para pemain diharuskan untuk selalu berjuang agar bisa memenangkan semua pertandingan.
Tak hanya itu saja, Ansyari juga mengaku telah bertekad untuk membawa timnya konsisten berada di jalur kemenangan.
Pelatih yang akrab disapa Uwak ini ingin PSS Sleman selalu mendapatkan hasil positif seperti pada hasil pertandingan di bulan lalu.
"Insyaallah bisa melanjutkan tren positif di bulan September dengan terus berproses, dan bekerja keras. Kemudian kepada para pemain untuk memiliki tekad yang sama agar bisa bermain lebih baik dan memenangkan pertandingan," tandas Uwak. (ayu)
Editor : Bahana.