SLEMAN - PSS Sleman mengawali perjalanan mereka di kompetisi Championship musim 2025/2026 dengan performa yang sangat meyakinkan. Tim berjuluk Super Elja ini berhasil menyapu bersih tiga pertandingan awal dengan kemenangan.
Meski hal itu dilakukan saat menjalani dua kali laga hukuman tanpa penonton di Maguwuharjo International Stadium (MagIS). Masing-masing kemenangan atas Persiba Balikpapan 2-1 dan 1-0 atas Deltras FC. Satu kemenangan lagi diperoleh saat tandang ke kandang Persiku Kudus 3-1.
Meskipun harus berjuang tanpa dukungan suporter akibat sanksi, namun semangat juang para pemain PSS Sleman tidak luntur. Gol semata wayang dari sang striker andalan, Gustavo Tocantins, memastikan tiga poin krusial saat menghadapi Deltras FC kala itu.
Meski timnya tengah berada di atas angin, pelatih kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis, memilih untuk tidak larut dalam euforia. Setelah laga kontra Deltras FC, pelatih yang berusia 55 tahun ini menegaskan hasil kemenangan beruntun ini tidak lantas membuat timnya tanpa celah.
Eks pelatih PSMS Meda itu juga memilih untuk tetap membumi dan tidak jemawa. "Ya, alhamdulillah ya. Artinya progres kami bagus, hasil bagus. Ya, tapi kami jangan terlena," jelasnya.
Baca Juga: Ke UGM, Megawati Soekarnoputri Tanam Pohon Simbol Pencerahan dan Kesederhanaan
Bukan tanpa alasan pelatih yang akrab disapa Uwak itu mengatakan hal tersebut. Mengingat PSS Sleman sendiri saat ini masih akan menjalani pertandingan yang sangat panjang di kompetisi Championship 2025/2026. "Masih banyak tim-tim yang akan kami hadapi," ujarnya.
Uwak juga menekankan tetap akan melakukan evaluasi mendalam terhadap timnya. Pelatih yang akrab disapa Uwak ini pun memastikan supaya performa timnya tetap konsisten. "Ya, nanti kami evaluasi lagi nih hasil pertandingan kemarin malam. Jadi kami menang juga kan pasti ada evaluasi," tuturnya.
Bukan tanpa alasan Uwak mengatakan hal tersebut. Mengingat persaingan di Grup Timur sendiri bakal berjalan ketat. Apalagi kemenangan tiga kali beruntun yang juga sempat diraih Barito Putera FC di grup yang sama menunjukkan bahwa persaingan menuju fase selanjutnya akan berjalan sangat ketat.
"Makanya nanti kami akan evaluasi lagi untuk pertandingan di besok hari," katanya.
Eks gelandang timnas Indonesia ini juga juga menekankan pentingnya mempertahankan etos kerja dan semangat kolektif kepada para pemain. Pelatih berusia 55 tahun ini berharap para pemain tidak cepat puas dengan hasil awal yang gemilang ini.
"Ya, kami harap pemain tetap fokus, tetap kerja keras, dan selalu menjaga team work," tandasnya. (ayu/pra)
Editor : Heru Pratomo