JOGJA - Pelatih PSIM Jogja Jacobus Johannes Martinus Paulus van Gastel mulai merasakan capeknya BRI Super League 2025/2026. Terutama saat harus melakoni laga away. Dua kali tandang beruntun ke Bali dan Parepare pun dirasakannya.
"Sejujurnya saya lebih suka bermain di kandang sendiri, karena saya tidak perlu melakukan perjalanan yang jauh," ujar van Gastel, Senin (29/9).
Baca Juga: Resmi Masuk Prioritas, RUU Baru Siap Larang Perdagangan Daging Anjing dan Kucing
Mantan pelatih NAC Breda di Eredivisie itu mengaku jauhnya jarak antarkota tim-tim di Super League, yang membuat perjalanan tim cukup menguras tenaga. Ia mengakui, perjalanan jauh saat tim PSIM melakukan pertandingan tandang ini jadi hal yang mulai ia biasakan.
Walaupun memang ia sempat mengalami kekagetan karena jauhnya jarak. "Harus diakui perjalanan antara satu kota dan lainnya di Indonesia ini cukup jauh, dan saya harus mulai membiasakan diri atas hal itu," ungkapnya.
Baca Juga: Viral! Bobby Nasution Tegas Suruh Kendaraan Aceh Ganti Plat BK, Netizen Geram
Sejauh ini, Laskar Mataram sudah empat kali menjalani laga tandang, yakni ke Surabaya, Maluku Utara, Bali, dan terakhir Parepare, Sulawesi Selatan, ketika menghadapi PSM Makassar akhir pekan lalu. Menariknya, catatan mereka justru cukup baik di partai tandang, terutama ketika bermain malam hari.
Editor : Heru Pratomo