Pemain asal Perancis itu dinilai semakin hari semakin menunjukkan perkembangan yang sangat positif dan cepat beradaptasi dengan tim.
Tak hanya dalam sesi latihan rutin saja, tapi juga dalam beberapa laga uji coba yang telah dilalui.
Awalnya sempat dipertanyakan banyak pihak, termasuk PSS Fans mengai performnya dalam laga uji coba.
Namun, mantan pemain US Concarneau itu berhasil menunjukkan kemampuan luar biasa saat bermain di atas lapangan.
Apalagi menurut Manajer Teknis PSS Sleman Pieter Huistra, Injaï memiliki peran penting di lini tengah PSS Sleman.
"Saya sangat senang dengan dia (Injaï). Sejauh ini saya sangat suka dengan dia, karena dia cepat dan kuat," ungkapnya, Rabu (20/8).
Menurut Huistra, sejauh ini Injaï sendiri tidak hanya menunjukkan kemampuan teknis yang mumpuni dalam mengolah si kulit bundar saja, tetapi pemain yang berusia 29 tahun itu juga memiliki kemauan kuat untuk belajar dan berbaur dengan budaya tim.
Sehingga Huistra menilai hak tersebut menjadi sinyal positif bahwa mantan pemain Inter Milan U-19 itu akan menjadi aset berharga bagi PSS Sleman dalam mengarungi kompetisi Championship musim 2025/2026 yang sebentar lagi akan dimulai.
"Saya juga terkejud dia bisa beradaptasi cepat dengan tim," tegasnya.
Tak hanya itu saja, bagi Huistra kehadiran Injaï di PSS Sleman saat ini diharapkan dapat melengkapi kedalaman tim Super Elja.
Dengan kekuatan yang dimiliki, pelatih asal Belanda itu ingin agar Injaï bisa menjadi ancaman nyata bagi pertahanan lawan di kompetisi mendatang.
"Ketika kamu baru pasti ada perbedaan ritme. Tim kami punya ritme yang tinggi, tapi dia bisa beradaptasi dengan bagus," tuturnya. (ayu).
Editor : Bahana.