Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Seleksi dan Latihan EPA PSIM Resmi Dimulai, Antusias Diikuti Puluhan Anak Lintas Usia

Fahmi Fahriza • Senin, 11 Agustus 2025 | 20:49 WIB

 

Sesi latihan dan seleksi hari pertama Elite Pro Academy (EPA) tim PSIM Jogjakarta di stadion Mandala Krida
Sesi latihan dan seleksi hari pertama Elite Pro Academy (EPA) tim PSIM Jogjakarta di stadion Mandala Krida
JOGJA - PSIM Jogjakarta secara resmi telah menggelar latihan dan seleksi untuk tim Elite Pro Academy (EPA). Agenda seleksi ini mencakup tiga kelompok usia (KU), yaitu U16, U18, dan U20.

Proses seleksi dilaksanakan secara intensif kurang lebih selama sepekan ke depan. Kegiatan ini akan dipusatkan di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, mulai Senin (11/8) pagi.

Direktur Teknik EPA PSIM Jogja Erwan Hendarwanto menjelaskan, bahwa agenda ini merupakan kelanjutan dari proses pemantauan bakat.

Sebelumnya, tim pemandu bakat telah melakukan scouting tertutup selama sebulan di ajang Piala Soeratin di Jogjakarta, dan kompetisi lokal lainnya, seperti Pekan Olahraga Daerah (Porda) dan Liga 4 DIY.

"Untuk latihan perdana ini kita uji semuanya, masing-masing KU mendapat porsi latihan 1,5 hingga 2 jam," kata Erwan saat ditemui di Mandala Krida, Senin (11/8).

Ia menuturkan, bahwa seleksi dimulai dengan latihan singkat yang diikuti dengan gim internal.

Selama seminggu nantinya, tim kepelatihan akan memberi kesempatan untuk semua pemain mengeluarkan semua kemampuannya.

"Dari aspek fisik, teknik, taktik, sampai visi bermainnya akan kita lihat," tambah asisten pelatih tim senior PSIM Jogja tersebut.

Secara rinci, pembagian waktu seleksi akan dilakukan sesuai dengan kelompok usia. Untuk U16 pukul 07.00-08.30 WIB.

Setelahnya, seleksi U18 akan dilaksanakan pukul 09.00-10.30 WIB. Sementara U20 akan dijalankan setelahnya sampai pukul 12.00 WIB.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa total peserta yang mengikuti seleksi di tiap kelompok usia mencapai sekitar 70 pemain.

Mereka adalah talenta-talenta terbaik yang terjaring dari berbagai kompetisi di wilayah DIJ dan sekitarnya.

Selanjutnya, Erwan juga menekankan bahwa kriteria utama yang dicari adalah pemain yang mampu beradaptasi dengan filosofi permainan tim senior.

Tujuannya adalah untuk menciptakan kesinambungan gaya bermain dari level akademi hingga tim utama.

"EPA ini menjadi basis pembibitan PSIM ke depannya, di mana kita harapkan punya kesamaan gaya bermain dengan tim senior," ujar Erwan.

Sementara itu, salah satu peserta yang mengikuti seleksi EPA adalah Mahameru putra Pratama. Laki-laki berusia 19 tahun tersebut mengikuti seleksi kategori U-20.

Diakuinya, ia sengaja datang dari luar kota hanya untuk mengikuti seleksi tersebut.

"Saya datang dari temanggung Jawa Tengah. Baru sampai Jogja tadi malam, dan memang sengaja datang untuk ikut seleksi ini," tuturnya.

Pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan tersebut menuturkan, seleksi hari pertama berjalan cukup kompleks, di mana ada berbagai program yang diujicobakan, termasuk game internal yang menurutnya berjalan sangat intensif.

"Game internal cukup intens karena pemainnya banyak dan bagus-bagus, saya mengenal beberapa pemain sejak bermain di Piala Soeratin 2022 lalu," tuturnya.

Secara pribadi Mahameru memiliki ekspektasi untuk bisa menembus skuad final tim EPA PSIM, diakuinya selama kurang lebih sebulan terakhir ia juga menjalani latihan mandiri di Temanggung secara intensif.

"Harapannya bisa lolos dan masuk tim, seminggu ke depan akan jadi pembuktian dan hari-hari yang penting juga berat," tandasnya. (iza)

Editor : Bahana.
#Mandala Krida #erwan hendarwanto #EPA #Laskar Mataram #PSIM Jogja