Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

PSS Sleman Kalah 1-2 dari Sumsel United di Laga Uji Coba, Pieter Huistra Soroti Para Pemain Muda

Elang Kharisma Dewangga • Minggu, 10 Agustus 2025 | 02:13 WIB

 

SENGIT: PSS Sleman saat melawan Sumsel United di Maguwoharjo International Stadium (MagIS) Sabtu (9/8) sore.
SENGIT: PSS Sleman saat melawan Sumsel United di Maguwoharjo International Stadium (MagIS) Sabtu (9/8) sore.

SLEMAN - Hasil kurang memuaskan diraih oleh PSS Sleman dalam laga uji coba menghadapi Sumsel United Sabtu (9/8) sore. Bermain di hadapan ribuan suporternya sendiri di Maguwoharjo International Stadium (MagIS), Laskar Sembada harus kalah dengan skor akhir 1-2.

Dalam laga tersebut, PSS Sleman sempat unggul terlebih dahulu pada babak pertama, tepatnya di menit ke 24 melalui gol yang dicetak oleh Gustavo Tocantins. Pada babak kedua, Sumsel United berhasil mencetak gol, dan membalikkan keadaan hingga peluit panjang dibunyikan.

 Baca Juga: Marak Fenomena Rojali, Dosen UMY Sebut Potret Perubahan Pola Konsumsi di Tengah Gempuran E-commerce

Meski hasil belum berpihak pada tim PSS, namun laga uji coba ini menjadi momentum penting bagi tim kebanggan masyarakat Sleman tersebut untuk menyiapkan diri sebelum kompetisi Championship resmi dimulai. 

Direktur Teknik PSS Sleman Pieter Huistra mengaku tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya. Sebab menurutnya Muhammad Fariz dan kawan-kawan sudah berjuang mati-matian di laga uji coba ini.

 Baca Juga: Iga Bajog Destinasi Kuliner Lezat di Yogyakarta, Wajib Dicoba

"Pertandingan yang bagus untuk kami di pramusim. Sangat bagus untuk memainkan pertandingan tadi," katanya usai pertandingan.

 

Laga uji coba melawan Sumsel United ini merupakan laga uji coba ketiga yang telah dilakoni PSS pada pramusim 2025/2026. Laga persahabatan ini juga merupakan laga uji tanding dengan tim selevel yang nantinya sama-sama akan mengarungi Kompetisi Championship musim 2025/2026 nanti. "Dengan uji coba ini kami bisa merasakan bermain di Liga 2 seperti apa," ucap Huistra.

Atas kekalahan ini, Huistra berharap tim pelatih bisa melakukan evaluasi yang mendalam. Sebab pelatih yang berusia 58 tahun ini merasa, tim PSS Sleman masih mempunyai banyak pekerjaan rumah (PR) jelang berkompetisi di Championship musim 2025/2026 nanti, terutama untuk para pemain mudanya. "Mereka (pemain muda, Red) harus belajar bagaimana untuk fight," lontarnya.

 

Sebelum pertandingan, pemain PSS Sleman Riko Simanjuntak membeberkan, laga uji coba bukan sekadar soal hasil akhir. Tetapi kesempatan untuk menguji kekompakan tim di bawah arahan pelatih.

"Laga pramusim itu penting jadi media pemain menerapkan apa yang diinginkan pelatih, taktikal yang dinginkan, dan pemain membentuk chemistry untuk Liga 2 nantinya," ujar pemain sayap lincah tersebut.

 

Pemain yang erat dijuluki Si Kancil tersebut menambahkan, salah satu aspek yang ditekankan dalam materi latihan terakhir untuk menghadapi Sumsel United lebih banyak berkaitan soal taktikal. "Ini lebih bersifat recovery dan ada sedikit taktikal," ungkapnya. (ayu/iza/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#PSS #MaGIS #Sleman #laskar sembada #laga uji coba #PSS Sleman #Maguwoharjo International Stadium #pieter huistra #sumsel united #championship