Di mana, PSIM Jogja juga akan memainkan laga pembuka menghadapi tuan rumah Persebaya Surabaya.
Seminggu kemudian, atau pada 16 Agustus 2025 PSIM akan menjadi tuan rumah dan menjamu Arema FC.
Soal kepastian stadion yang akan digunakan pada laga tersebut, kini sudah terkuak.
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) PSIM Wendy Umar mengungkapkan, bahwa laga home pertama Laskar Mataram akan dimainkan di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul.
"Home pertama 16 Agustus, main sore lawan Arema. Kami sudah koordinasi, tidak mungkin bisa lakukan di Maguwoharjo, kita optimalkan untuk main di SSA," katanya saat dihubungi, Senin (4/8).
Diakuinya, lampu hijau dari Pemkab Bantul sendiri sudah didapatkan oleh PSIM untuk bermain di stadion yang beralamat di Jl. Sultan Agung, Ponggok II, Trimulyo, Kec. Jetis, Kabupaten Bantul, DIY tersebut.
Terkait izin kedatangan suporter PSIM sendiri, Wendy mengungkapkan bahwa laga tersebut bisa dihadiri oleh para Brajamusti dan The Maident. Namun, dengan kapasitas terbatas.
"Pertandingan itu bisa dihadiri penonton, Namun PSIM juga harus menindaklanjuti hasil asesmen, pembenahan beberapa hal soal struktur bangunan," ulasnya.
Disebutkan, jajaran Panpel, hingga I League selaku penyelenggara kompetisi sudah melakukan inspeksi dan visitasi ke SSA.
Secara akumulatif, SSA sendiri bisa menampung penonton rentang 22 hingga 25 ribu.
"Kami lakukan pengukuran itu di kisaran 22-25 ribu penonton, Pemkab Bantul memberi izin awal dikisaran 10 ribu," tuturnya.
Soal kemungkinan bertambahnya kuota penonton yang diizinkan, Wendy berujar bahwa hal tersebut menitikberatkan pada beberapa aspek.
Mulai dari keamanan, hingga progres perbaikan beberapa hal di SSA yang harus dikebut oleh PSIM.
"Progres perbaikan terus dilakukan, vendor sudah cek ke SSA, sudah mengajukan anggaran juga, agar bisa segera memenuhi asesmen menyeluruh," lontarnya.
Ia mengulas, bahwa vendor PSIM sudah mendata dan akan mengebut perbaikan, proyeksi pengerjaannya sendiri estimasi membutuhkan waktu seminggu pengerjaan.
"Sehingga dari progres itu kita laporkan sebagai bukti sungguh-sungguh ke Pemkab dan kepolisian, soal komitmen PSIM berkandang di SSA," terangnya.
Di satu sisi, Wendy mengungkapkan bahwa proses pengajuan untuk bisa berkandang di Maguwoharjo International Stadium (MagIS) juga masih terus dilakukan.
"Tidak mungkin berhenti, perizinan di Sleman akan kita lanjutkan, sembari menunggu arahan bupati Sleman, dan Forkopimda," bebernya. (iza).
Editor : Bahana.