Pertandingan berlangsung selama 90 menit penuh, lalu ditambah extra time selama 45 menit.
Tim asuhan Jean Paul van Gastel tersebut menelan kekalahan 0-6 saat berhadapan dengan tuan rumah Serdadu Tridatu.
Kendati demikian, Laskar Mataram menunjukkan banyak hal positif yang dapat menjadi modal berharga dalam persiapan menuju kompetisi resmi.
Di atas kertas, secara komposisi dan kedalaman skuad, tim Serdadu Tridatu memang lebih unggul dibandingkan Laskar Mataram. Hal tersebut turut diakui juga oleh pelatih kepala van Gastel.
Dalam keterangannya seusai pertandingan, pelatih asal Belanda tersebut mengungkapkan, bahwa tim tuan rumah memang pantas menang karena persiapan yang lebih matang.
"Saya pikir Bali United lebih kuat daripada kita, dan mereka layak untuk menang," katanya, Minggu (27/7).
Secara garis besar, ia mengungkapkan ada beberapa catatan evaluasi yang ia bawa untuk anak asuhnya sekembalinya ke Jogja.
Van Gastel juga menilai laga ini menjadi ajang pengujian penting bagi PSIM di tengah proses pra-musim yang masih berjalan.
"Saya akan menonton ulang pertandingan, dan mengadakan pertemuan untuk menganalisis pertandingan, lalu kami lanjut karena kami masih dalam pra-musim," ungkapnya.
Diakuinya, dalam beberapa ujicoba tanding yang sudah dilakukan dengan tim BRI Super League lainnya, pertandingan melawan Bali United memang cukup berbeda, baik dari aspek komposisi pemain, maupun ujicoba yang dilakukan secara terbuka dan dihadiri penonton.
"Kami sudah ujicoba dengan beberapa tim liga 1, yang secara komposisi pemain cukup imbang. Harus diakui Bali United memang secara komposisi lebih unggul," ulasnya.
Sementara, jika menilik dari sisi fisik para pemain, Van Gastel mengungkapkan bahwa salah satu faktor yang berpengaruh pada performa PSIM kali ini adalah terkait stamina pemain.
"Bali berkumpul untuk latihan kurang lebih selama 6 minggu, secara persiapan juga lebih awal, dan terlihat dari intensitas permainan hari ini," bebernya.
Sementara, bagi PSIM sendiri baru memasuki sekitar minggu keempat atau satu bulan berkumpul dan melakukan persiapan. (iza)
Editor : Bahana.