Meski laga tersebut dimenangkan oleh tuan rumah dengan skor 0-1 melalui gol tunggal Bruno Moreira, akan tetapi pemain asal Perancis itu mengaku sangat terkesan dengan pengalaman pertamanya bersama Laskar Sembada.
Dalam debut pertamanya itu, Frédéric mengaku tidak bisa menyembunyikan rasa kagumnya terhadap atmosfer sepak bola Indonesia.
Terutama dukungan luar biasa dari para suporter saat pemain yang berusia 29 tahun itu sedang beraksi di atas lapangan.
"Untuk saya, itu adalah pengalaman yang sangat baik di pertandingan pertama saya, di sebuah stadion besar, dengan banyak penonton. Saya sangat menyukainya saat itu," ucapnya dengan penuh antusias, Jumat (25/7).
Ya, debut perdana dan disaksikan oleh puluhan ribu pasang mata di Stadion yang megah jelas menjadi momentum yang tidak bakal terlupakan oleh Injaï.
Sehingga pada saat kompetisi Championship musim 2025/2026 nanti bergulir mantan pemain US Concarneau ini sangat berharap bisa merasakan atmosfer yang luar biasa itu lagi.
"Saya berharap dapat mengalami beberapa hal seperti itu lagi," tegasnya.
Meski terbilang pemain yang baru merasakan suasana sepak bola Indonesia, akan tetapi untuk saat ini Injaï sendiri mengaku sudah nyaman dengan rekan-rekan yang ada di Bumi Sembada.
Menurutnya saat ini komunikasi Injaï dan rekan-rekannya di PSS Sleman sudah berjalan dengan baik dan lancar.
Sehingga harapannya pemain yang berpostur 1,96 m bisa beradaptasi dengan cepat di dalam timnya.
"Komunikasi yang baik. Kami belajar langkah demi langkah, sedikit demi sedikit," tuturnya. (ayu).
Editor : Bahana.