JOGJA - Kepastian soal launching tim sekaligus launching jersey baru PSIM Jogja dalam mengarungi kompetisi BRI Super League 2025/2026 kini mulai terkuak.
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) PSIM Wendy Umar mengungkapkan, bahwa semula pihaknya merancang dua opsi skema untuk launching tim.
Dijelaskannya, skema pertama adalah menggelar friendly match pada 29 Juli di Mandala Krida, kemudian acara tim launching dilaksanakan sehari setelahnya pada 30 Juli di Stadion Kridosono.
Sementara, skema kedua adalah menggabungkan antara launching tim dan friendly match di hari yang sama.
"Kami sudah ajukan venue di Stadion Kridosono untuk launching tim tanggal 30 Juli, tapi belum ada balasan dari pengelola," kata Wendy, Jumat (25/7).
Setelah mempertimbangkan berbagai aspek dan rapat ulang bersama manajemen PSIM, akhirnya diputuskan bahwa acara launching tim digelar bersamaan dengan friendly match pada 29 Juli.
Ia mengungkapkan, bahwa keputusan tersebut salah satu rasionalisasi nya diambil adalah demi efektivitas, serta mempertimbangkan kenyamanan dan keamanan penonton dan masyarakat.
Secara garis besar, Wendy mengaku sangat memikirkan secara matang soal keamanan, kenyamanan, dan crowd yang mungkin terjadi.
Pelaksanaan tim launching dan friendly match di hari yang sama menurutnya juga agar efektif.
"Kalau diadakan dua hari berturut-turut, tentu akan menyita waktu, tenaga teman-teman suporter atau masyarakat. Maka kami putuskan digabung satu hari," ujar Wendy.
Selanjutnya, terkait friendly match yang akan dilangsungkan, ia menuturkan bahwa pertandingan akan dimainkan pada sore hari, di mana tim Laskar Mataram akan menjamu tim Mahesa Jenar.
"Tanggal 29 Juli itu rencana dengan PSIS Semarang, bermain di Mandala Krida," sebutnya. (iza)
Editor : Bahana.