JOGJA - PSIM Jogja terancam batal menggelar latihan perdana pada Senin (23/6). Hal tersebut dikarenakan jumlah pemain dari tim Laskar Mataram sejauh ini belum diumumkan semua.
Diketahui, hingga Jumat (20/6) ini, PSIM Jogja baru mengumumkan enam pemain dan satu pelatih. Enam pemain tersebut bukanlah pemain baru, melainkan pemain musim lalu yang dipertahankan.
Mereka adalah, dua pemain asing Rafael De Sa Rodrigues atau Rafinha dan Yusaku Yamadera. Kemudian, tiga pemain lokal yakni, Rio Hardiawan, Savio Sheva, Rendra Tedy dan Harlan Suardi. Selain enam pemain itu, Laskar Mataram juga sudah secara resmi mengumumkan satu pelatih kepala asing yakni Jean-Paul Van Gastel.
PSIM Jogja sama sekali belum mengumumkan staf kepelatihan seperti asisten pelatih, pelatih kiper, pelatih fisik hingga analis tim pun belum ada pengumuman. Padahal sebelumnya, Manajer Laskar Mataram Razzi Taruna menyatakan tim akan menggelar latihan perdana pada 23 Juni 2025.
Sebab menurutnya waktu itu, diambil atas dasar dari kemauan sang pelatih. Jean-Paul Van Gastel ingin melakukan persiapan tim sekitar enam minggu sebelum kompetisi Liga 1 musim 2025/2026 dimulai.
Selain itu, Razzi juga menyatakan, pada latihan perdana itu nanti, pihak manajemen PSIM Jogja sudah memastikan akan diikuti oleh semua pemain lokal. "Kemungkinan latihannya mundur. Ini juga para pemain belum melakukan medical check up," kata salah satu sumber di PSIM Jogja yang tidak mau disebutkan namanya, Jumat (20/6).
Meski begitu, suber tersebut menyatakan bahwa latihan perdana itu nanti bakal diselenggarakan pada awal Juli mendatang. "Tunggu saja informasi selanjutnya," lontarnya.
Sementara, untuk mendapatkan informasi resmi, para awak media sudah mencoba menghubungi Manajer PSIM Jogja Razzi Taruna. Tapi hingga saat ini pria asal Menteng, Jakarta itu belum memberikan jawaban. (ayu/pra)
Editor : Heru Pratomo