JOGJA - PSIM Jogja kembali memastikan dua pemain andalannya bertahan untuk mengarungi Liga 1 musim 2025/2026. Kali ini gelandang muda asli Jogja, Savio Sheva dan penjaga gawang Harlan Suardi resmi telah memperpanjang kontraknya bersama Laskar Mataram.
Savio Sheva kembali menegaskan kesetiaannya kepada PSIM dengan memperpanjang kontrak untuk tiga musim ke depan. Ini akan menjadi musim kali keliga berseragam PSIM, sehingga hal itu menjadikan sebuah bukti nyata komitmennya setelah empat tahun menjadi bagian tim.
"Tentu senang bisa kembali membela PSIM dan ini menjadi tahun kelima saya berseragam tim kebanggaan masyarakat Jogja," tandas pemain berusia 24 tahun ini Selasa (17/6).
Musim 2024/2025 menjadi salah satu musim yang terbaik bagi Sheva bersama PSIM. Pemain bernomor punggung 8 ini tampil dalam 20 pertandingan dan mencetak total empat gol penting. Salah satu gol krusialnya terjadi saat mengalahkan Persiraja Banda Aceh dengan skor 2-0 di babak 8 besar Liga 2 musim 2024/2025 lalu. Tiga gol lain dicetak di fase grup, masing-masing saat melawan Persikas Subang, Persekat Tegal, dan Persiku Kudus.
"Seperti di awal dulu saya pernah bilang, saya ingin membawa PSIM ke Liga 1. Dari keinginan saya bermain di Liga 1, tentu menjadi motivasi saya bertahan di sini," ujarnya.
Menatap tantangan di kompetisi Liga 1 musim depan, secara pribadi Sheva telah memasang target tinggi bersama PSIM. Ia ingin tampil lebih baik dari musim sebelumnya untuk tim. Karena baru saja promosi, Sheva berharap bisa bertahan di Liga 1 dengan nyaman, bahkan menargetkan posisi empat besar.
Sementara Harlan Suardi juga telah memperpanjang kontraknya untuk dua musim ke depan, setelah menjadi aktor kunci di balik keberhasilan tim menjuarai Liga 2 dan meraih tiket promosi ke Liga 1 musim depan.
Keputusan ini sekaligus mengukuhkan status Harlan sebagai sang penjaga gawang spesialis juara. Pemain kelahiran Makassar ini menjadi satu-satunya kiper dalam sejarah sepak bola Indonesia yang menjuarai tiga kasta kompetisi berbeda.
Dikeluarkan pada 2019 silam, Harlan tercatat berhasil menjuarai Liga 3 bersama Persijap Jepara. Di Liga 2 bersama Persis Solo pada musim 2021/2022 dan PSIM Jogja pada musim 2024/2025. Kemudian saat membela PSM, Harlan juga ikut dalam tim juara Liga 1 musim 2022/2023.
Peran vital Harlan bagi PSIM musim lalu memang tidak terbantahkan. Dari 22 penampilan, ia mencatatkan 15 clean sheet yang impresif dan hanya kebobolan sembilan gol sepanjang satu musim. Puncaknya Harlan berhasil tampil gemilang di partai final melawan Bhayangkara FC, di mana sejumlah penyelamatan krusialnya mengantarkan PSIM menang 2-1 dan mengunci gelar juara Liga 2.
"Alhamdulillah bahagia bisa kembali dipercaya. Setelah berhasil membawa PSIM naik kasta, saya ingin meraih prestasi terbaik di Liga 1 juga," katanya.
Manajer PSIM Jogja Razzi Taruna membeberkan alasan mempertahankan Sheva untuk jangka panjang, tiga musim ke depan. Menurutnya, Sheva adalah pemain lokal yang terus berprogres tiap musimnya.
"Sheva ini pemain lokal bagus. Dia juga membuktikan dari musim-musim sebelumnya selalu tampil dari cadangan. Tapi di musim kemarin, dia konsisten tampil sebagai starter," cetusnya.
Sedangkan dipertahankannya Harlan untuk dua musim ke depan, Razzi mengaku kiper yang berusia 26 tahun ini sudah sepantasnya diperpanjang. Mengingat pada musim lalu Harlan bisa membuktikan kualitasnya dan selalu jadi pilihan utama di sektor penjaga gawang.
"Dia juga memberikan kenyamanan para pemain belakang. Ketika pemain merasa nyaman karena ada sosok penjaga gawang yang bisa mengamankan, mainnya pasti akan lebih enak. Harlan musim lalu bisa memberikan itu kepada PSIM," tandasnya. (ayu/laz)
Editor : Sevtia Eka Novarita