Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bertemu Wali Kota Hasto Wardoyo, Dirut PSIM Yuliana Tasno Keluhkan Sulitnya Cari Tempat Latihan di Kota Jogja

Adib Lazwar Irkhami • Kamis, 12 Juni 2025 | 05:00 WIB

 

Gubernur DIY HB X berdialog dengan Dirut PSIM Jogja Yuliana Tasno
Gubernur DIY HB X berdialog dengan Dirut PSIM Jogja Yuliana Tasno
 

JOGJA - Usai mendapatkan restu Gubernur DIY Hamengku Buwono X untuk memakai Maguwoharjo International Stadium (MagIS) sebagai kandang dan Stadion Kridosono untuk training ground, manajemen PSIM Jogja langsung bergerak menemui Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo. Tujuannya membahas berbagai hal terkait persiapan mengarungi kompetisi Liga 1 musim 2025/2026.

Dalam pertemuan itu, Direktur Utama PSIM Yuliana Tasno menyatakan berkomitmennya untuk membawa Laskar Mataram bertahan di Liga 1 dan turut serta dalam pengembangan sepak bola lokal di Jogjakarta.  Dalam kesempatan itu, Liana sapaan akrabnya, juga memaparkan tiga poin utama yang akan menjadi fokus manajemen PSIM.

Pertama, tentang penggunaan lokasi pertandingan (venue) sementara bagi PSIM Jogja di Liga 1. Mengingat standar penggunaan stadion untuk Liga 1 berbeda jauh dengan Liga 2. Ada persyaratan ketat dari PSSI yang harus dipenuhi seperti kualitas pencahayaan yang memadai serta penerapan tempat duduk tunggal (single seat).

"Stadion Mandala Krida dan Stadion Sultan Agung Bantul tidak memenuhi kriteria, karena masalah teknis seperti lampu yang berkaitan dengan penyiaran dan single seat," ungkapnya Rabu (11/6).

Kedua, Liana menggarisbawahi perlunya pemikiran bersama untuk pengembangan jangka panjang Stadion Mandala Krida sebagai salah satu opsi venue. Meskipun saat ini belum dapat dimanfaatkan secara maksimal, karena masih terkendala masalah hukum. "Untuk jangka panjang ini, Mandala perlu kami pikirkan bersama-sama Pak Hasto," lontarnya.

Ketiga, terkait fasilitas lapangan latihan (training ground). Manajemen PSIM berkomitmen mengembangkan sepak bola usia muda di Kota Jogja dan sekitarnya agar dapat bersaing secara nasional.

Tak hanya itu, dalam audiensi bersama Hasto Wardoyo itu Liana juga mengeluhkan soal sulitnya mencari lapangan untuk latihan di area Kota Jogja yang menyebabkan PSIM Jogja menjadi tim nomaden dalam melakukan latihan rutin saat berkompetisi di Liga 2 lalu.  "Ngarsa Dalem bilang, sudahlah Kridosono saja. Silakan bicara dengan Gusti Pembayun, Kridosono dialokasikan untuk PSIM secara eksklusif," ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Hasto mengaku akan mendukung penuh komitmen yang akan dilakukan oleh manajemen PSIM itu. Tak lupa dia juga menyarankan agar manajemen menindaklanjuti rekomendasi dari gubernur DIY itu.

"Nanti ada Lapangan Mancasan dan Minggiran, tetapi masih perlu diperbaiki. Semoga ini bisa mendukung untuk latihan. Sementara untuk pengembangan sekolah sepak bola, kami akan berusaha untuk membantu agar berjalan dengan baik," ucap Hasto. (ayu/laz)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#stadion kridosono #MaGIS #Hamengku Buwono X #Maguwoharjo International Stadium #gubernur diy #Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo #Yuliana Tasno #PSIM Jogja