SLEMAN – Usai memastikan Pieter Huistra menjadi konsultan pelatih PSS Sleman dalam menjalani kompetisi Liga 2 musim 2025/2026 nanti, manajemen mulai berburu pelatih. Jika mengacuk regulasi Liga 2 musim lalu, harus pelatih lokal yang membesut Super Elja.
Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada Gusti Randa menjelaskan dalam mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2025/2025 nanti, Pieter Huistra akan menjadi konsultan pelatih di tim Laskar Sembada.
Mengingat secara regulasi pelatih berusia 58 tahun itu tidak bisa untuk terjun langsung menjadi pelatih. Maka Huistra pun ditempatkan untuk menangani aspek teknis tersebut.
"Persaingan di Liga 2 sangat ketat, oleh karena itu PSS Sleman membutuhkan konsultan yang kompeten untuk aspek teknis," jelasnya, Jumat (6/6).
Untuk pelatih, meski belum diputuskan, manajemen mulai bergerak menginventaris daftar pelatih lokal. Untuk lokal di DIJ saja, PSS bisa memanfaatkan bekas pelatih yang berjasa mengangkat promosi ke Liga 1 Seto Nurdiantoro. Ada pula eks pelatih Persijap Jepara Kahudi Widodo.
Keduanya bisa dikatakan berprestasi di Liga 2 musim lalu. Meski tak merampungkan tugas hingga ahir kompetisi. Seto yang membesut PSIM Jogja, sampai sebelum diistirahatkan, membawa Laskar Mataram di tiga besar Grup B. Seto juga dikenal dekat dengan supporter. Selain membawa PSS promosi, di musim berikutnya, Laskar Sembada finish di empat besar.
Begitu pula Kahudi. Eks pemain PSS itu musim lalu sukses membawa Persijap di tiga besar grup B. Di bawah Bhayangkara dan PSIM. Padahal dengan pemain dan persiapan yang mepet. Tapi jelang putaran kedua, tetiba Kahudi diberhentikan dengan alasan urusan pribadi.
Usai terdegradasi ke Liga 2 pada musim 2025/2026 nanti, saat ini pihak manajemen PSS Sleman mulai melakukan berbagai evaluasi dan persiapan. Sebab tim berjuluk Super Elang Jawa ini tidak ingin berlama-lama meratapi nasibnya yang harus rela terlempar dari kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
"Ini lagi diproses sambil nanti menjadwalkan untuk mulai persiapan dengan Coach Pieter dan semua direksi, serta komisaris," kata manajer tim PSS Sleman Leonard Tupamahu. (ayu/pra)
Editor : Heru Pratomo