Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hitung-hitungan PSS Sleman Tetap Bertahan di Liga 1 jika Menang Atas Madura United dan Semen Padang Kalah dari Arema

Adib Lazwar Irkhami • Selasa, 20 Mei 2025 | 04:06 WIB
Pemain dan ofisial PSS Sleman merayakan kemenangan di MagIS
Pemain dan ofisial PSS Sleman merayakan kemenangan di MagIS

 

 

 

 

SLEMAN – PSS Sleman masih dalam kondisi pelik untuk bertahan di Liga 1. Hasil imbang 1-1 yang didapatkan oleh Semen Padang FC saat menjamu Persik Kediri, di Stadion Gelanggang Olahraga Haji Agus Salim, Minggu (18/5) sedikit memberi harapan.

Tapi untuk bertahan di Liga 1, Super Elang Jawa tak cukup hanya menang dari Madura United di Stadion Bangkalan, Madura, Sabtu (24/5). 

Saat ini jatah satu tiket tersisa untuk bertahan di Liga 1 diperebutkan PSS Sleman, Semen Padang FC, dan Barito Putera FC.

Barito Putera saat ini berada di peringkat 17 dengan mengoleksi 31 poin, lalu PSS Sleman di peringkat 16 dengan juga mengantongi 31 poin, dan Semen Padang di batas aman atau pada peringkat ke-15 dengan perolehan 33 poin.

Dari hasil tersebut tentu perjuangan PSS Sleman tetap masih bergantung dengan tim lain, yakni Semen Padang FC. Sebab jika di laga terakhir nanti tim Kabau Sirah ini menang ataupun seri saat melawan Arema, praktis Laskar Sembada harus rela turun kasta di musim depan.

Jika disebut keuntungan mungkin diperoleh Barito Putera. Karena lawan terakhir hanya PSIS Semarang yang sudah resmi terdegradasi. Tapi dalam regulasi Liga 1, penentuan klasemen ditentukan berdasarkan head to head maisng-masing tim.

PSS bertahan jika menang atas Madura United dan Semen Padang kalah dari AremaJika PSS menang dan Semen Padang imbang, PSS kalah head to head karena kalah 4-2 dan 1-0. Jika Semen Padang kalah, PSS dan Barito Putera menang, PSS unggul head to head  dari Barito Putera karena menang 3-0 meski kalah 2-1 di pertemuan pertama.

Meski begitu manajer PSS Sleman Leonard Tupamahu mangaku tidak akan ambil pusing terkait hasil dari pertandingan tim lain. Sebab baginya hal yang paling penting saat ini adalah bagaimana caranya agar tim bisa mempersiapkan diri sebaik mungkin. 

"Pokoknya doa terbaik buat Sleman. Saya tidak mau stres soal Semen Padang," katanya, Senin (19/5).

Sementara, pelatih PSS Sleman Pieter Huistra juga tidak mau ambil pusing mengenai hasil pertandingan dari tim lain. Sebab menurutnya saat ini Laskar Sembada sendiri masih memiliki banyak kesempatan untuk bisa kembali bertahan di Liga 1 musim depan. "Ini juga pasti akan menarik ke depannya," tegasnya. (ayu/pra)

Editor : Heru Pratomo
#PSS Sleman #Barito Putera #head to head #arema #madura united #semen padang #Liga 1