SLEMAN - PSS Sleman terus mempersiapkan secara matang jelang laga krusial menjamu Persija Jakarta Maguwoharjo International Stadium (MagIS), Sleman, Sabtu (17/5) malam. Super Elang Jawa berambisi menang demi mengamankan posisi dari degradasi musim depan.
PSS yang saat ini masih berkutat di posisi 17 klasemen sementara, wajib memenangkan laga melawan Macan Kemayoran. Selain untuk kado spesial para suporter karena laga nanti merupakan laga home terakhir di musim ini. Kemenangan juga menjadi penentu nasib tim kebanggaan masyarakat Sleman di kompetisi Liga 1 musim ini.
Meski begitu, nasib PSS saat ini juga masih bergantung tim lain. Super Elja bergantung pada hasil pertandingan Semen Padang, khususnya saat tim berjuluk Kabau Sirah itu menjamu Persik Kediri, Minggu (18/5) mendatang.
Jika Semen Padang menang melawan tim Macan Putih nanti, maka bisa dipastikan PSS sudah tidak punya peluang tetap bertahan di Liga 1 musim depan. Walaupun Hokky Caraka dan kawan-kawan menang melawan Persija Jakarta, Sabtu (17/5) dan Madura United, Minggu (25/5) mendatang, perolehan poin Super Elja tidak bisa mengungguli perolehan Semen Padang.
Pelatih Kepala PSS Sleman Pieter Huistra sendiri nampaknya tidak mau terlalu memikirkan hal itu. Sebab baginya, untuk saat ini hal yang paling penting adalah bagaimana caranya bisa menang melawan Persija Jakarta nanti. "Secara umum, kondisi para pemain bagus. Tidak ada yang dibekap cedera ringan," katanya kemarin (13/5).
Meski di atas kertas PSS tidak diunggulkan saat melawan Persija Jakarta, secara pribadi Huistra mengaku saat ini timnya tidak merasa tertekan. Sebab, dengan persiapan matang, pelatih asal Belanda ini optimistis PSS bisa meraih kemenangan.
"Ini bakal menjadi pertandingan penting dan kami sangat siap untuk menghadapinya,"tegasnya.
Maka dari itu, jelang menjamu Persija, saat ini Huistra berharap kepada para suporter agar di laga nanti dapat memenuhi tribun stadion. Sebab, selain laga itu akan menjadi laga kandang terakhir PSS di musim ini, juga menjadi penentu nasib Super Elja. "Saatnya kami kembali bersama untuk bisa kembali berjuang bersama-sama," cetusnya. (ayu/laz)
Editor : Heru Pratomo