SLEMAN – Emosi Pieter Huistra dalam laga PSS Sleman melawan PSM Makassar di Maguwoharjo International Stadium (MagIS) berbuah kartu kuning. Yang membuatnya absen mendampingi Super Elang Jawa dalam laga melawan PSIS Semarang, Jumat (9/5). Karena sebelumnya juga diganjar kartu kuning dengan alasan yang sama.
"Kami akan lihat ke depannya seperti apa. Semoga Tuhan berpihak kepada PSS Sleman," tegasnya, Selasa (6/5).
PSS Sleman dijadwalkan akan melawan PSIS Semarang di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (9/5), lalu akan menjamu Persija Jakarta di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (17/5) nanti, dan akan melawat ke Stadion Gelora Bangkalan untuk menghadapi Madura United, Minggu (25/5) mendatang.
PSS Sleman yang saat ini masih berada dalam zona degradasi atau di posisi ke-17 klasemen sementara terbilang masih sangat mengkhawatirkan. Sebab posisi tersebut masih sangat rawan untuk bisa terdegradasi pada musim depan.
Sehingga ada beberapa syarat yang harus dipenuhi jika tim Super Elja tidak ingin turun kasta pada musim depan. Yang pertama mau tidak mau tim Laskar Sembada ini wajib untuk bisa memenangkan pertandingan di laga melawan PSIS Semarang nanti. Sebab laga itu sangat menentukan bagi kedua tim jika tetap ingin bertahan di Liga 1 musim depan.
"Kami akan lihat dari pertandingan ke pertandingan, tentu yang pertama kami akan melihat ke PSIS dulu dan tentu kami akan melihat itu serta melihat peluang kami ke depan. Tapi yang jelas kami harus menang di laga demi laga dulu," kata eks pelatih timnas Indonesia itu.
Meski begitu nasib PSS juga masih ditentukan oleh tim lain. Di mana jika dua kontestan lain, yakni Barito Putera, dan Semen Padang FC berhasil menang di laga selanjutnya, maka mau tidak mau PSS Sleman harus rela angkat koper dari Liga 1 jika kalah dengan PSIS Semarang. Namun jika terjadi sebaliknya, asa tim yang lahir pada 1976 itu masih ada.
Baca Juga: Jenazah Murdaya Poo Dikremasi 7 Mei di Bukit Dagi Candi Borobudur, Ini Alasannya
Meski begitu, Huistra sendiri mengaku masih sangat optimis jika tim besutannya tersebut mampu menyapu bersih tiga laga sisa ke depan. Sebab menurutnya saat ini daya juang para pemainnya sudah sangat bagus, dan para anak asuhnya itu juga mempunyai semangat yang bagus untuk menjalani pertandingan ke depan. (ayu/pra)
Editor : Heru Pratomo