SLEMAN - Manajemen PSS Sleman sejauh ini belum mendapatkan kepastian terkait penggunaan Stadion Maguwoharjo sebagai kandang untuk menjamu tamunya Dewa United pada laga lanjutan kompetisi Liga 1 musim 2024/2025 ini yang dijadwalkan akan berlangsung pada hari, Kamis (17/4) nanti.
Hal tersebut diungkapkan oleh Manajer PSS Sleman Leonard Tupamahu saat dihubungi para awak media, Minggu (13/4) siang.
"Resminya seperti apa, saya belum tahu. Yang saya tahu kami ingin berinisiatif memakai Maguwoharjo,," katanya.
Beberapa waktu lalu diketahui jika Bupati Sleman Harda Kiswaya telah memastikan jika PSS Sleman sudah dapat kembali ke Maguwoharjo pada laga perdana usai lebaran saat menghadapi Dewa United, Kamis (17/4) mendatang.
Di mana kepastian tersebut diperoleh Harda setelah bertemu dengan Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BP2W) DIY sebagai otoritas Kementrian Pekerjaan umum pelaksana proyek tersebut.
Meski begitu, hingga detik ini manajemen PSS Sleman sendiri mengaku belum mendapatkan keputusan resmi untuk bisa memakai Stadion Maguwoharjo saat menjamu Dewa United nanti.
Sebab hingga saat ini pihak manajemen Laskar Sembada sendiri juga belum mendapatkan surat resmi dari PT. Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga bahwa di pekan ke-29 nanti bisa memakai Stadion Maguwoharjo untuk menjamu tim The Deluxe Unicorn julukan Dewa United.
Padahal laga tersebut akan berlangsung tinggal hitungan hari saja.
"Itu nanti biasanya klub tamu juga dapat update-nya dari kami atau dapat surat dari PT LIB bahwa kami akan pakai Stadion Maguwoharjo untuk perubahan dari Solo sekarang dirubah ke Maguwoharjo itu. Tapi sampai sekarang saya belum tahu ini," ungkap pria yang akrab disapa Leo tersebut.
Untuk memastikan kepastian jadwal tersebut, pada hari Senin (14/4) nanti, Leonard mengaku akan datang ke Kantor PSS Sleman untuk menanyakan terkait update dari kepastian laga melawan Dewa United itu bakal bisa digelar di Stadion Maguwoharjo atau tidak.
"Kalau sekarang saya belum tahu, karena kantor hari ini libur," cetusnya.
Walaupun hingga saat ini belum mendapatkan kepastian, tapi sebagai manajer tim, Leonard sendiri sangat berharap supaya PSS Sleman tetap bisa menggelar laga kandang di laga melawan Dewa United nanti.
Sebab menurutnya, baik dari para pemain, pelatih, hingga ofisial sangat menantikan laga tersebut bida digelar di Stadion kebanggaan masyarakat Sleman tersebut.
"Kalau misal jadi di kandang saya harap itu bisa dijadikan bukan sebuah tekanan. Saya harap sama pemain itu dijadikan sebuah motivasi lebih karena kami bisa main di kandang sendiri dan disaksikan oleh puluhan ribu suporter kami," tegasnya. (ayu).
Editor : Bahana.