JOGJA - Kebahagiaan yang mendalam tengah menyelimuti bek kiri PSIM Jogja Samuel Christianson setelah berhasil mengantarkan tim Laskar Mataram naik promosi ke Liga 1 musim 2025/2026 nanti. Setelah menjalani dua tahun penuh bersama tim kebanggaan masyarakat Kota Jogja itu akhirnya kerja kerasnya mampu terbayarkan di musim 2024/2025 ini.
Diketahui pemain yang bernama lengkap Samuel Christianson Simanjutak itu bergabung bersama PSIM Jogja pada pertengahan musim 2023/2024 lalu. Sejak saat itu pemain kelahiran Depok tersebut berhasil menunjukkan dedikasinya untuk tim Laskar Mataram.
Meski pada saat awal bergabung Samuel belum bisa mengantarkan PSIM Jogja lolos ke Liga 1. Tapi dengan kerja kerasnya, akhirnya pada musim ini pemain yang berusia 25 tahun itu mampu mengantarkan Laskar Mataram menuju ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
"Kalau sekarang juara dengan skuad yang bagus, tapi aku gak bilang skuad musim lalu kurang atau gimana, tapi di musim sekarang kami lebih kompak secara kekeluargaannya. Sehingga itu yang membuat kami bisa berjalan jauh di musim ini," ungkapnya, Selasa (25/3).
Bagi Samuel tentunya prestasi bisa membawa PSIM Jogja promosi ke Liga 1 itu merupakan hal yang sangat luar biasa. Mantan pemain SSB Jakarta Football Academy itu cukup bangga karena bisa membuat kenangan bagi Kota Jogja.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Berikan Rasa Aman Bagi Para Pensiunan
"Ini tidak bisa diekspresikan, seperti bagaimana bisa membawa PSIM ke Liga 1 setelah penantian yang cukup panjang," tuturnya.
Menurut Samuel kunci kesuksesan PSIM Jogja bisa promosi ke Liga 1 pada musim 2024/2025 karena tim yang berjuluk Laskar Mataram itu memiliki kekeluargaan antarpemain yang sangat luar biasa. Sehingga para pemain bisa cepat dalam membangun kemistri di lapangan.
"Jadi kami bisa menghargai satu sama lain dan kami juga mau kerja. Tapi aku sendiri sebenarnya sejak awal sudah ada feeling. Karena di lihat dari pre-seasion kami punya pemain yang sama kualitasnya. Tidak ada yang jauh beda. Sehingga saya yakin tahun ini bisa," cetusnya. (ayu).
Editor : Heru Pratomo