SLEMAN - Jajaran manajemen PSS Sleman memberikan waktu istirahat kepada para pemainnya pada masa jeda internasional ini. Pemain Super Elang Jawa diberi libur selama lima hari terhitung sejak Rabu (12/3) lalu. Akan kembali memulai latihan pada Senin (17/3) mendatang.
Manajer tim PSS Sleman Leonard Tupamahu menjelaskan libur yang diberikan kepada pemain itu sebagai langkah agar pemain dapat memulihkan mental sebelum menghadapi laga penting ke depan.
"Kami semua tahu beberapa laga ke depan penting untuk PSS dan kami ingin pemain menghadapi itu dengan kondisi 100 persen," katanya, Kamis (13/3).
Saat ini PSS Sleman merupakan salah satu tim yang terancam degradasi. Pasalnya hingga pekan ke-27 ini tim yang lahir pada 20 Mei 1976 itu itu hanya mampu meraih tujuh kemenangan, empat imbang, dan 16 kekalahan.
Membuat Laskar Sembada terperosok di posisi ke-17 klasemen sementara dengan raihan 22 poin.
Maka dari itu menurut Leonard dalam kondisi sekarang, mental dan psikis pemain adalah yang terpenting dan harus diutamakan untuk bisa meraih kemenangan di laga-laga selanjutnya.
Mengingat ke depan PSS Sleman masih memiliki agenda penting dengan ketemu tim papan atas klasemen, seperti PSBS Biak, Persib Bandung, PSM Makassar, dan Persija Jakarta.
"Semoga dengan bertemu dan bercengkrama bersama keluarga, seluruh pemain bisa kembali ke latihan dengan motivasi yang lebih. Semoga juga kami bisa bermain dengan baik dan memenangkan laga demi laga ke depannya," ujar Leonard. (ayu/pra)
Editor : Heru Pratomo