SLEMAN - PSS Sleman harus kembali menelan pil pahit usai dipermalukan oleh Persis Solo dengan skor 1-4 pada pekan ke-27 laga lanjutan kompetisi Liga 1 musim 2024/2025 ini. Menjadi peringatan penting untuk tim Super Elja, yang kini semakin terpuruk di dalam zona degrdasi.
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra mengaku, seluruh elemen tim merasa sangat kecewa. Sehingga ke depan Pieter ingin timnya bisa meraih pelajaran atas hasil itu.
"Saya ingin setelah ini harus diambil sesuatu dan untuk pelajaran lebih," lontarnya, Rabu (12/3).
Baca Juga: Disnakertrans Bantul Terima Tiga Aduan THR, Akan Langsung Diteruskan ke Disnakertrans DIY
Pieter menyatakan, setelah kalah melawan Persis Solo, saat ini PSS Sleman mempunyai 3,5 pekan lebih untuk menatap pertandingan selanjutnya. Pelatih asal Belanda itu ingin para pemain bisa melepaskan semua beban di kepalanya dan harus bersatu kembali untuk meraih kemenangan ke depan.
"Di momen ini mereka harus segera untuk bangkit dan terakhir hasil melawan Persis Solo itu tentu sangat mengecewakan bagi PSS Sleman," ujarnya.
Dia menjelaskan pertandingan melawan Persis Solo lalu itu memiliki dua wajah. Di mana pada babak pertama sebenarnya Laskar Sembada bisa bermain dengan bagus dan berhasil mengontrol bola dengan baik serta memiliki beberapa kesempatan yang cukup bagus.
"PSS Sleman mencoba bermain terbuka, tapi malah hal tersebut memberikan peluang bagi Persis Solo untuk mencetak gol lebih. Karena ternyata mereka mempunyai pemain-pemain depan yang sangat berbahaya terutama Sidibe yang menurut saya mencetak dua gol bagus di pertandingan itu," jelasnya. (ayu/pra)
Editor : Heru Pratomo