JOGJA - Usai berhasil membawa PSIM Jogja naik ke Liga 1 di musim 2025/2026 nanti dan memboyong juara satu di Liga 2 musim 2024/2025 gelandang muda berbakat Arlyansyah Abdulmanan telah resmi mengakhiri kontraknya bersama tim Laskar Mataram. Pemain U-20 itu saat ini telah resmi dipulangkan ke Persija Jakarta.
Diketahui memang Arlyansyah merupakan pemain yang lahir dari akademi Persija Jakarta. Pemain muda berlabel tim nasional (Timnas) itu dipinjamkan ke PSIM Jogja bersama Figo Denis untuk membantu Laskar Mataram menghadapi Liga 2 musim 2024/2025 ini.
Peminjaman tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi pengembangan pemain muda, terutama karena regulasi Liga 2 2024/2025 yang mewajibkan setiap klub memainkan pemain U-20 dalam setiap pertandingan.
"Memang kontrak Arlyansyah itu hanya sampai bulan Februari di PSIM," ungkap Manajer tim PSIM Jogja Razzi Taruna saat dihubungi Radar Jogja, Kamis (6/3).
Kabarnya Arlyansyah sendiri menjadi satu-satunya pemain pinjaman yang sudah kembali ke tim Macan Kemayoran sejauh ini. Beberapa pemain lainnya yang dipinjamkan ke klub lain belum bergabung kembali. Di mana pemain muda tersebut terpantau telah mengikuti latihan perdana bersama Persija Jakarta di bulan Ramadhan pada hari Sabtu (1/3) lalu.
"Memang setelah bulan Februari lalu itu Arly statusnya sudah resmi menjadi pemain Persija Jakarta," lontar Razzi.
Ya, Arlyansyah Abdulmanan merupakan pemain muda yang sangat berbakat. Bersama PSIM Jogja Arlyansyah sendiri telah mencatatkan 12 laga dan mampu mencetak empat gol serta dua assist.
Meski terbilang sangat muda, tapi saat membela tim Laskar Mataram Arlyansyah selalu menjadi andalan pelatih dari transisi Seto Nurdiantoro maupun Erwan Hendarwanto.
Penampilan yang menjanjikan dari Arlyansyah Abdulmanan di Liga 2 musim 2024/2025 sempat membuat para fans PSIM Jogja ingin mempertahankan winger asli Jakarta itu. Namun, tampak usai membawa tim kebanggaan masyarakat Kota Jogja itu juara di Liga 2 dan promosi ke Liga 1, Arlyansyah telah kembali berlatih bersama Persija Jakarta. (ayu).
Editor : Heru Pratomo