Pertandingan tersebut menjadi debut perdana bagi pelatih kepala baru Pieter Huistra yang diharapkan mampu membawa hasil positif di tubuh tim Super Elja.
Pieter Huistra telah resmi menjadi pelatih kepala baru di PSS Sleman usai manajemen tim Super Elang Jawa mendepak Mazola Junior dari kursi kepelatihan tim.
Pelatih asal Brasil itu harus hengkang dari Bumi Sembada menyusul serangkaian hasil yang kurang memuaskan.
Baru beberapa hari bergabung dengan PSS Sleman Pieter Huistra langsung diuji kemampuannya dalam meracik tim di laga melawan Laskar Kie Raha julukan Malut United nanti.
Meski belum mempelajari kekuatan tim lawan, pelatih asal Belanda mengaku tidak gentar dan akan fokus membangun komunikasi dengan para pemainnya untuk mendapatkan chemistry baik di dalam maupun di luar lapangan.
"Kami memiliki diskusi yang baik serta presentasi yang jelas di grup kami. Hal itu mengenai bagaimana cara berpikir mengenai arah sepak bola PSS seperti apa," katanya, Jumat (21/2).
Pieter Huistra menjelaskan, hal yang paling penting jelang menghadapi Malut United adalah untuk bagaimana caranya mengembalikan performa terbaik para penggawa PSS Sleman.
Salah satu cara yang diaplikasikan, yakni memberikan simulasi pertandingan di sesi latihan tersebut.
Menurutnya, metode latihan itu sangat penting bagi para pemainnya dalam menghadapi situasi pertandingan resmi di kompetisi.
Selain itu, demi meningkatkan kualitas individu pemain yang memiliki pengaruh besar terhadap kinerja tim.
Pieter Huistra menekankan pentingnya game plan yang bagus dan mudah agar bisa langsung dipahami oleh para pemain.
"Jadi pemain tahu apa yang harus dilakukan setelah ini dan itu," bebernya.
Tak hanya itu saja, Pelatih berkebangsaan Belanda tersebut saat ini juga tengah fokus untuk bagaimana caranya mengembalikan mental para pemainnya.
Sebab secara pribadi Pieter ingin para pemainnya harus bisa melupakan rentetan empat kali kekalahan secara beruntun lalu dan mempersiapkan diri untuk menghadapi Malut United nanti.
"Mereka tim kuat dan bagus. Kami harus bangkit kembali ke depannya," tandasnya. (ayu)
Editor : Bahana.