JOGJA - Striker asing PSIM Jogja Rafael de Sa Rodrigues atau yang akrab disapa Rafinha, kembali mencatatkan namanya sebagai top skor sementara di kompetisi Liga 2 musim 2024/2025. Pemain asal Brasil itu sejauh ini berhasil mengoleksi total 19 gol bersama Laskar Mataram.
Rafinha ada di puncak daftar klasemen top skor sementara Liga 2 musim ini. Pencapaian pemain bernomor punggung 91 itu diikuti striker asing PSMS Medan Jacinto Junior C. Cabral dengan koleksi 15 gol, lalu striker asing dari Persipura Jaya Pura Ramai Melvin Rumakiek yang juga mengantongi 15, disusul Deri Corfe striker asing Persiraja Banda Aceh dengan 14 gol, dan striker asing Persela Lamongan Ezecheil Ndouasel dengan raihan 14 gol.
Rafinha sendiri merupakan pemain yang sudah menunjukkan performa apik sejak awal musim. Kecepatan, kelincahan, dan insting mencetak golnya menjadi momok menakutkan bagi lini pertahanan lawan. Tak heran, jika pemain ini selalu menjadi andalan PSIM di setiap pertandingan.
Ketajaman Rafinha di depan gawang lawan tidak perlu diragukan lagi. Ia mampu memanfaatkan setiap peluang yang didapat, baik melalui tendangan maupun sundulan. Tidak hanya itu, kepiawaiannya dalam mengolah si kulit bundar juga seringkali mampu melewati pemain belakang lawan dengan mudah.
Gelar top skor yang diraih Rafinha bukanlah sekadar angka-angka belaka. Lebih dari itu, bisa dibilang ia juga telah memberikan kontribusi besar bagi timnya. Gol-golnya tak hanya membawa kemenangan, tapi juga membangkitkan semangat juang tim kebanggaan masyarakat Jogja itu.
Bahkan dari pencapaian tersebut, Rafinha menjadi sosok idola baru bagi para pandemen PSIM. Sampai-sampai banyak spanduk dan kaos bergambar pemain ini.
Bagi seorang striker murni, pekerjaan untuk mencetak gol memang tugas utamanya. "Jadi memang tugas saya sebagai finishing. Jadi saya punya pendukung (pemain lain) yang bagus. Saya juga latihan keras tiap hari hingga bisa menjadi top skor," bebernya kemarin (19/2).
Rafinha mengaku tidak memiliki resep atau rahasia apapun untuk bisa mencetak 19 gol sejauh ini. Ia hanya percaya dengan Tuhan dan selalu berdoa tiap hari.
Baca Juga: Pemkab Akan Gandeng IPI, Optimitis Angka Bunuh Diri di Gunungkidul Turun
"Tidak hanya saya, tapi keluarga saya juga berdoa. Saya juga latihan dengan sungguh-sungguh dan saya mendapat dukungan dari keluarga saya. Itu memberi saya kepercayaan diri untuk saya. Saya senang tiap hari, jadi saya bisa mencetak gol," ungkapnya.
Meski secara pribadi ingin bisa menjadi top skor dan most valuable player (MVP) di kompetisi Liga 2, untuk saat ini hal yang paling penting baginya hanya ingin membawa PSIM menjadi juara Liga 2. "Karena bagus untuk kami dan tim. Saya akan terus bermain konsisten dan berlatih tiap hari," tambahnya. (ayu/laz)
Editor : Heru Pratomo