JOGJA - PSIM Jogja akan segera melakoni laga pamungkas Grup X babak 8 besar Liga 2 musim 2024/2025 dengan menjamu PSPS Pekanbaru di Stadion Mandala Krida, Jogja, Senin (17/2) nanti.
Manajemen PSIM Jogja sendiri menargetkan laga terakhir tersebut berhasil manis sehingga mengunci tiket Liga 1 sekaligus menjadi juara grup.
"Seacara pribadi saya mau menang nggak mau draw. Saya mau menutup laga ini dengan indah," ungkapnya Direktur Utama PSIM Jogja Yuliana Tasno saat dihubungi Radar Jogja, Jumat (14/2).
Diketahui saat ini PSIM Jogja tinggal satu langkah lagi untuk bisa memastikan diri lolos otomatis menuju ke Liga 1.
Laskar Mataram Jogja hanya membutuhkan minimal satu poin lagi untuk memastikan diri kokoh di puncak klasemen Grup X babak 8 besar yang nantinya menjadi modal untuk bisa lolos secara otomatis ke Liga 1.
Tiket Liga 1 menjadi obat bagi penantian panjang selama 17 tahun.
Saat ini pihak Manajemen telah memberikan treatment khusus untuk para pemain supaya bisa bermain mati-matian di laga pamungkas melawan tim Askar Bertuah julukan PSPS Pekanbaru nanti.
"Kami push mereka (pemain) supaya fight untuk juara 1," tegas wanita yang akrab disapa Liana itu.
Secara pribadi Liana mengungkapkan, jika nanti PSIM Jogja berhasil memastikan diri untuk bisa lolos ke Liga 1 di musim 2024/2025 ini.
Jajaran manajemen sudah menyiapkan bonus untuk para pemain.
"Ada bonus, kami bentuknya cash. Kami sudah siapkan dan anggaran yang diajukan itu mau diusahakan untuk di-push melebihi budget anggaran," ungkapnya.
Maka dari itu, jelang melakoni laga penentu melawan PSPS Pekanbaru nanti, jajaran manajemen ingin supaya para pemain bisa bermain habis-habisan untuk memastikan PSIM Jogja bisa lolos secara otomatis ke Liga 1.
"Kami ingin PSIM juara 1, kami minta bantuan, doanya, dan dukungannya," ujar Liana. (ayu)
Editor : Bahana.