SLEMAN – Manajemen PSS Sleman menerima semua kritikan dari para supporter. Mereka menjanjikan akan menjawab semua kritikan tersebut dalam laga melawan Arema FC, Senin (17/2).
"Ya kami terima kritik mereka dan itu wajar. Kami harus jawab dengan di pertandingan besok lawan Arema," ungkap manajer tim PSS Sleman Leonard Tupamahu, Rabu (12/2) usai latihan rutin di Lapangan Yogyakarta Independent School.
Para suporter PSS Sleman telah melayangkan kritikan dan kekecewaannya terhadap manajemen PSS Sleman atas hasil buruk yang didapat tim Super Elja. Kritikan itu dilayangkan di berbagai platform media sosial fansbase tim Laskar Sembada.
Baca Juga: Miris, 4.303 ASN di Lingkungan Pemkab Kebumen Terindikasi Manipulasi Presensi, Mayoritas Guru
Diketahui, memang dalam tiga laga terakhir, PSS Sleman belum bisa meraih kemenangan sama sekali. Tercatat Vico Duarte dan kawan-kawan sudah menelan pil pahit saat kalah dari Semen Padang FC dengan skor 2-4, Minggu (26/1) lalu, kemudian kalah dari Borneo FC dengan skor 0-1, Minggu (2/2) lalu, dan yang terakhir kalah dari Bali United dengan skor 2-1, Minggu (9/2) lalu.
Hasil tersebut tentu membuat para suporter tim Super Elja geram dan mempertanyakan kinerja manajemen serta tim. Apalagi di laga terakhir saat melawan Serdadu Tridatu julukan Bali United lalu anak-anak Bumi Sembada belum bisa memberikan kado terbaik buat para suporter Brigata Curva Sud (BCS) wadah suporter PSS Sleman yang sedang merayakan kelahirannya pada bulan Februari ini.
Atas rentetan hasil minor itu saat ini posisi PSS Sleman berada di posisi 15 klasemen sementara dengan raihan 19 poin. Hasil itu hanya terpaut dua angka dari tiga tim penghuni zona degradasi, yakni Persis Solo, Semen Padang FC, dan Madura United.
Baca Juga: Giliran Dosen dan Tendik UGM Demo, Tuntut Pemerintah Segera Cairkan Tukin
"Kami terima dan tampung kritik dari para suporter. Kami tahu suporter juga ingin menang," jelas Leonard. Sebenarnya, lanjut dia, pada momentum hari ulang tahun (HUT) BCS saat melawan Bali United lalu itu, baik pihak manajemen, tim pelatih dan pemain ingin memberikan hadiah kemenangan untuk para suporter. Tapi apa daya dewi fortuna masih belum berpihak di tubuh tim Laskar Sembada. "Mereka (suporter) juga mau banget menang. Kami juga mau kasih kado ke mereka," tegasnya.
Terkait desakan para suporter yang menginginkan Mazola Junior mundur dari kursi kepelatihan tim. Sebagai perwakilan dari manajemen, Leonard mengaku juga akan menerima kritikan tersebut. (ayu/pra)