Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pede Tak Telan Kekalahan Ke-13, Mazola: Saya Datang Bukan untuk Curi Uang PSS

Rizky Wahyu Arya Hutama • Rabu, 12 Februari 2025 | 03:02 WIB
Pemain PSS Sleman Wahyudi Hamisi (kanan) saat menjaga pemain Arema FC dalam laga di Stadion Manahan Solo, Jumat (20/9/2024).
Pemain PSS Sleman Wahyudi Hamisi (kanan) saat menjaga pemain Arema FC dalam laga di Stadion Manahan Solo, Jumat (20/9/2024).

 


SLEMAN - PSS Sleman mencatatkan rekor buruk dengan mengantongi 12 kekalahan dari 22 laga yang telah dimainkan pada kompetisi Liga 1 musim 2024/2025 ini. Selain terancam dari zona degradasi hal itu juga mengakibatkan posisi Mazola Junior terancam dari kursi kepelatihan tim.


Tercatat saat ini Laskar Sembada belum bisa mendapatkan kemenangan dalam empat laga terakhirnya. Hokky Caraka dan kawan-kawan hanya bisa memetik hasil satu kali imbang dan tiga kali kalah. Lebih parahnya dua kekalahan itu didapat saat bermain di kandang sendiri, yakni saat dipermalukan oleh Semen Padang FC dengan skor 2-4 dan Bali United dengan skor 1-2.


Atas hasil itu, saat ini tim yang berjuluk Super Elang Jawa berada di posisi 15 klasemen sementara dengan masih mengantongi 19 poin. Perolehan itu hanya berjarak dua poin saja dari jeratan zona degradasi Liga 1 musim 2024/2025 ini.
Mazola Junior sendiri mengaku sangat wajar jika saat para suporter merasa kecewa dengan tim kebanggaannya.

Mengingat dibeberapa pertandingan terakhir, PSS Sleman belum bisa membawa hasil yang maksimal. "Setiap waktu kami sudah berjuang keras. Tapi kalau mereka (suporter) protes itu wajar," tegasnya, Selasa (11/2).


Meski demikian secara pribadi Mazola mengingatkan kepada para suporter jika sebenarnya kondisi yang dialami timnya tidak jauh dari musim-musim sebelumnya. Sebab di setiap tahun PSS Sleman sendiri selalu berusaha keras untuk bisa menjauh dari zona degradasi.


Menurut Mazola untuk saat ini satu-satunya cara untuk bagaimana caranya bisa meraih hasil yang positif yakni dengan menyiapkan tim sebaik mungkin untuk meraih poin penuh di laga selanjutnya saat melawan Arema FC di pekan ke-23 nanti.

Sebab bagi pelatih asal Brasil itu kemenangan menjadi kunci untuk bisa mengembalikan aura positif di tubuh tim Super Elja."Ada satu cara yaitu menang," lontarnya.


Sebagai pelatih yang profesional dengan tegas Mazola sendiri menyatakan sangat optimis jika PSS Sleman bisa menang di laga melawan tim Singo Edan nanti.

“Saya datang ke sini tidak untuk curi uang dari PSS. Saya datang ke sini membantu PSS kelur dari zona degrdasi. Kami sekarang masih di luar zona degrdasi. Jadi jangan salahkan saya semua," tandasnya. (ayu/pra)

 
Editor : Heru Pratomo
#degradasi #Super Elang Jawa #menang #arema fc #PSS Sleman #kekalahan #Mazola Junior #Hokky Caraka #sembada #bali united #Liga 1