Saat ini pemain yang berusia 33 tahun itu tengah menikmati kebersamaannya bersama keluarga barunya di Bumi Sembada.
Riko Simanjutak sendiri merupakan pemain yang beru saja diboyong oleh tim Super Elang Jawa julukan PSS Sleman dari Persija Jakarta pada bursa transfer paruh musim 2024/2025 lalu.
Pemain yang lahir pada tanggal 26 Januari 1992 itu resmi menandatangi kontrak bersama Laskar Sembada, Jumat (10/1) lalu sebagai pemain pinjaman.
Pemain yang dikenal dengan kecepatannya di sisi sayap ini didatangkan ke PSS Sleman dengan harapan dapat memberikan kontribusi nyata untuk membantu tim Super Elja supaya bisa meraih hasil maksimal di kompetisi Liga 1 musim ini.
Meski terhitung baru 18 hari berseragam Laskar Sembada, namun Riko sendiri mengaku sudah merasa nyaman dengan para penggawa PSS Sleman yang lain.
Menurutnya para pemain di tim Super Elja sangat membantunya dalam proses adaptasi di dua debutnya ini.
"Sangat bersyukur dan bahagia bisa sedikit berkontribusi untuk PSS Sleman. Semoga ke depan saya bisa lebih memberikan kontribusi untuk PSS," ungkapnya, Selasa (28/1).
Diketahui, Riko Simanjuntak telah bermain untuk Persija Jakarta selama 6,5 musim. Riko bergabung dengan tim Macan Kemayoran pada tahun 2018 silam.
Meski kepindahannya di PSS Sleman ada beberapa perbedaan karena Riko Simanjutak sendiri telah lama di tim Ibu Kota.
Tapi Riko tetap merasa gembira, karena tim Laskar Sembada ini memiliki kekeluargaan yang sangat erat seperti Persija Jakarta.
Selain itu, Riko sendiri juga sangat nyaman setelah tiba di Bumi Sembada dan menjalani latihan rutin bersama para pemain yang lain.
Menurutnya Sleman merupakan suatu daerah yang memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa.
Bagi Riko, di Sleman memiliki udara yang sangat sejuk. Kalau merasa capek latihan bisa melihat keindahan gunung merapi yang bisa menghibur hatinya dan mengurangi rasa capek.
"Latihannya ada gunung dan kulinernya sangat luar biasa. Jadi saya sangat menikmati," lontarnya.
Riko mengaku saat ini belum memiliki kesibukan dan hobi di luar sepak bola setelah tiba di PSS Sleman.
Di luar latihan Pemain yang memiliki julukan Si Kancil ini masih sering berkumpul bersama rekan-rekan pemain yang lain di mess supaya bisa cepat beradaptasi beradaptasi dengan tim.
"Ini mau vespaan tapi belum ada motornya," cetusnya sambil tertawa.
Sejauh ini, Riko sendiri sudah menjalani dua laga debut bersama PSS Sleman, yakni saat melawan Persik Kediri, Minggu (19/1) lalu dan Semen Padang, Minggu (26/1) lalu.
Walaupun pada dua laga debutnya itu Pelatih kepala PSS Sleman Mazola Junior merubah posisinya yang semula biasa bermain di sayap kiri ke sayap kanan.
Secara pribadi Riko sendiri mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut.
Sebab menurutnya, hal itu adalah bagian dari strategi, taktikal dan formasi dari sang pelatih.
"Semoga saya bisa bekerja sesuai dengan posisi yang coach berikan," harapnya.
Secara pribadi Riko sendiri memiliki target bersama PSS Sleman. Targetnya ia ingin membawa tim kebanggaan masyarakat Sleman ini bisa naik ke papan atas klasemen Liga 1 musim 2024/2025.
"Tentunya saya datang ke sini, manajemen PSS juga memberikan target kepada saya, termasuk coach juga," ujarnya. (ayu).
Editor : Bahana.