JOGJA - PSIM Jogja sukses melakoni laga pembuka babak 8 besar Liga 2 musim 2024/2025 saat menjamu Deltras FC di Stadion Mandala Krida Jogja, kemarin (20/1). Laskar Mataram menang tipis 1-0 atas The Lobster dalam laga perdana ini.
Satu-satunya gol PSIM tercipta pada menit ke-54 melalui striker asingnya Rafael de Sa Rodrigues atau yang akrab disapa Rafinha. Pemain asal Brasil itu menyarangkan bola ke gawang Deltras FC dengan tendangan keras.
Atas kemenangan ini, PSIM smeentara berhasil memuncaki klasemen sementara Grup X babak 8 besar Liga 2 musim 2024/2025 dengan raihan tiga poin.
Caretaker tim PSIM Jogja Erwan Hendarwanto mengaku sangat bersyukur timnya meraih tiga poin penuh pada laga kali ini. Mengingat sebelum bertanding tim pelatih sudah memprediksi laga melawan Deltras FC ini bakal berjalan ketat. "Tapi semua pemaim bisa memberikan yamg terbaik," lontarnya usai pertandingan.
Erwan mengatakan, meski target tiga poin pada laga ini sudah tercapai, tim pelatih tetap memiliki banyak catatan untuk mengevaluasi tim di laga-laga ke depan. Ia mengaku belum begitu puas melihat permainan anak asuhnya, karena para pemainnyaa masih sering kehilangan bola.
"Itu yang harus kita perbaiki. Tapi secara keseluruhan semua pemain cukup bagus hari ini (kemarin, Red). Yang terpenting bagaimana kami mempertahankan kemenangan," katanya.
Striker PSIM Irvan Mofu juga sangat bersyukur karena timnya mendapatkan tiga poin di laga kali ini. Atas kemenangan ini, pemain asal Sulawesi itu juga berharap tim kebanggaan masyarakat Jogja bisa kembali memenangi laga selanjutnya saat melawan PSPS Pekanbaru.
"Kami tahu delapan besar ini lawan semua kuat-kuat. Coach sudah siapkan strategi dan kami latihan," tegasnya.
Pelatih Kepala Deltras FC Bejo Sugiantoro mengucapkan selamat kepada PSIM karena bisa memenangkan laga ini. Bejo juga berterimakasih kepada anak asuhnya yang masih bisa mengeluarkan kemampuan maksimal, meski tim sedang banyak gejolak.
Salah seorang pemain Deltras FC Alvin meminta maaf kepada seluruh pendukung The Lobster karena belum bisa memberikan hasil terbaik di laga ini. Ke depan para pemain sudah berjanji akan meraih hasil maksimal. "Kami akan berlatih lebih keras lagi di latihan-latihan berikutnya," tandasnya.
Laga antara PSIM melawan Deltras FC berjalan menarik. Kedua tim sama-sama saling jual beli serangan. Tuan rumah mendominasi permainan sejak peluit babak pertama dibunyikan. Anak-anak Jogja menciptakan beberapa peluang, namun belum bisa dimaksimalkan menjadi gol.
Sementara Deltras FC bermain sabar pada awal-awal pertandingan. Anak-anak Sidoarjo memilih strategi counter-attack. PSIM Jogja terus membombardir pertahanan lawan pada babak pertama. Tapi segala upaya yang dilakukan Arlyansyah dan kawan-kawan belum membuahkan hasil hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, PSIM bermain lebih agresif sejak peluit dibunyikan. Mereka masih terus mendominasi permainan. Angin segar pun muncul pada menit ke-54 ketika gol yang ditunggu-tunggu para suporter PSIM akhirnya tercipta.
Rafinha yang mendapatkan umpan dari Savio Sheva berhasil mencetak gol melalui sepakan di dalam kotak penalti. Alhasil, PSIM unggul 1-0 atas Deltras FC.
Ketinggalan satu gol membuat Deltras mencoba menaikkan tempo permainan. Jual beli serangan kerap terjadi pada babak kedua ini. Akan tetapi hingga menit akhir, tidak ada tambahan gol untuk kedua tim. (ayu/laz)
Editor : Heru Pratomo