KEBUMEN - Persak Kebumen dipastikan tidak bisa menjamu Persitema Temanggung di Stadion Candradimuka pada laga lanjutan Liga 4 Jawa Tengah. Hal ini akibat kondisi lapangan stadion tidak memungkinkan untuk berlangsungnya pertandingan. Terpaksa pertandingan tim Kebumen kontra tim Temanggung harus dialihkan ke Stadion Wijaya Kusuma, Cilacap.
Manajer Persak Kebumen Arif Budiman mengatakan, buruknya kondisi lapangan Stadion Candradimuka menjadi salah satu penghambat perjalanan Persak Kebumen di Liga 4 Jawa Tengah. Peralihan lokasi pertandingan akibat faktor stadion juga menjadi preseden buruk bagi sepak bola Kebumen. "Apapun kondisinya kami siap menjalani liga. Tapi ya itu, gara-gara stadion kami harus boyongan ke Cilacap," ujar Arif, Kamis (16/1).
Dia pun menyayangkan selama ini pemerintah daerah minim perhatian terhadap kondisi Stadion Candradimuka. Bahkan, Persak sendiri harus rela melakukan perawatan lapangan mandiri hanya demi Liga 4 Jawa Tengah. "Semua perawatan lapangan kami mandiri. Bukan apa-apa, itu kan aset Pemda," terangnya.
Sebelumnya, laga Persak Kebumen kontra Persip Pekalongan pada Rabu (8/1) sempat terganggu karena lapangan stadion tergenang air. Hampir separuh lapangan terlihat becek usai diguyur hujan sejak siang. Usut punya usut, buruknya lapangan stadion tersebut akibat drainase di pinggir lapangan tidak berfungsi optimal.
Terlihat petugas sempat masuk lapangan untuk menyedot genangan air dengan mesin pompa. Petugas juga sibuk membenahi garis lapangan yang tertutup lumpur. Situasi tersebut juga membuat kedua tim terlihat tidak bisa bermain lepas. "Pertimbangan Asprov memang harus pindah. Kami manut. Sekarang rumput sedang dibenahi. Jadi tidak memungkinkan di Stadion Candradimuka," lanjut Arif.
Terpisah, Kepala Disdikpora Kebumen Yanie Giat Setyawan mengaku, anggaran untuk pengelolaan sekaligus perbaikan Stadion Candradimuka memang cukup terbatas. Di lain hal Pemkab Kebumen juga mempertimbangkan besarnya biaya perawatan lapangan.
"Namanya pelihara rumput lapangan, itu tidak seperti rumput taman. Butuh biaya besar," jelasnya.
Kendati begitu, Pemkab Kebumen sudah berencana untuk memberikan intervensi anggaran untuk Stadion Candradimuka di APBD Perubahan 2025. Dengan demikian stadion bisa digunakan secara optimal sebagai pusat olahraga masyarakat Kebumen. "Kami usulkan di anggaran perubahan. Biar bagus itu kan harus bongkar total lapangannya. Di cek juga drainase seperti apa," kata Yanie. (fid)
Editor : Heru Pratomo