JOGJA - PSIM Jogja tengah berada di titik krusial dalam mengarungi Liga 2 musim 2024/2025. Laga pamungkas penyisihan grup saat menjamu Persiku Kudus di Stadion Mandala Krida nanti (11/1) menjadi laga penentu Laskar Mataram bisa melaju ke babak delapan besar.
Kemenangan melawan Macan Muria, julukan Persiku Kudus nanti bukan hanya sekadar tiga poin saja. Tapi sekaligus merupakan tiket menuju babak berikutnya yang telah dinantikan oleh seluruh pendukung PSIM Jogja.
PSIM wajib memenangkan laga ini jika tidak ingin gigit jari di kompetisi Liga 2 musim 2024/2025. Sebab, saat ini anak-anak Jogja masih harus berebut satu slot dengan Adhyaksa Farmel FC untuk mengamankan tiket ke babak delapan besar.
Kouta tiket melengkapi tim yang maju ke babak delapan besar saat ini tinggal menyisakan dua. Di mana dua tiket yang tersisa itu akan direbut oleh lima tim yang masih memiliki kesempatan sama. Kelima tim itu adalah Persibo Bojonegoro, Deltras FC, dan Persipal Palu di grup timur. Lalu, ada PSIM Jogja dan Adhyaksa Farmel FC yang berada di grup tengah.
Untuk grup timur saat ini, Persibo Bojonegoro berada di posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 23 poin. Persipal Palu berada di posisi ke tiga dengan koleksi 22 poin, dan disusul Deltras FC dengan poin yang sama 22.
Di grup tengah PSIM berada di posisi tiga klasemen sementara dengan koleksi 26 poin dan ditempel ketat Adhyaksa FC di peringkat ke empat dengan koleksi 25 poin. PSIM dan Adhyaksa Farmel FC akan sama-sama berjuang untuk lolos ke babak delapan besar Liga 2 2024/2025.
Pekan ke-18 atau laga pamungkas penyisihan grup nanti akan menjadi penentu dari kedua tim ini. Mengingat dari grup B sendiri, saat ini Bhayangkara FC dan Persijap Jepara sudah memastikan dua slot lolos ke babak delapan besar.
Anak-anak Jogja mau tidak mau harus bisa memenangkan laga terakhir penyisihan grup saat menjamu Persiku Kudus. PSIM tidak boleh seri apalagi kalah jika ingin melaju ke babak delapan besar.
Akan tetapi perjuangan Rafinha dan kawan-kawan nampaknya juga tidak akan mudah. Adhyaksa Farmel FC tentu juga sangat berambisi memenangkan pertandingan terakhirnya saat melawan Persekat Tegal nanti.
Jika pada laga pamungkas nanti PSIM bisa menang, praktis Adittia Gigis dan kawan-kawan bisa melaju dengan mulus babak delapan besar. Akan tetapi jika hanya meraih hasil seri atau kalah, maka harus menunggu hasil dari Adhyaksa Farmel FC.
Baca Juga: Peran Kriminologi Forensik dalam Mengungkap Kebenaran
Caretaker Tim PSIM Jogja Erwan Hendarwanto menjelaskan, secara persiapan tidak melakukan banyak perubahan. Tim sudah dibangun sebelumnya oleh Pelatih Kepala Seto Nurdiyantara, sebelum diistirahatkan dari kursi kepelatihan oleh manajemen. Jajaran pelatih hanya memberikan pendampingan menjelang laga melawan Macan Muria.
Erwan berharap para pemain PSIM tidak terganggu secara psikologis usai diistirahatkannya Seto. Mengingat saat ini tim sedang berusaha keras bisa lolos ke babak delapan besar Liga 2 musim 2024/2025.
"Kami ingin teman-teman bisa main lepas dan bagus. Karena tidak ada pilihan, kami harus menang," tegasnya Jumat (10/1).
Di laga melawan Persiku, PSIM tidak akan diperkuat Rendra Teddy yang masih terkena cedera dan Muammar Khadafi yang terkena akumulasi kartu. Kedua pemain itu selalu menjadi pilar utama di lini belakang dan tengah. Akan tetapi Erwan tetap yakin di laga pamungkas ini timnya bisa memenangkan pertandingan.
Menurutnya, para pemain semuanya sudah siap memberikan kontribusi maksimal. Jajaran pelatih tidak tergantung dengan satu atau dua pemain. Siapa pun yang menggantikan Rendra Teddy dan Muammar Khadafi tidak ada masalah dan sudah dicoba dalam persiapan satu minggu terakhir. "Insya Allah siapapun yang main, target kami sama, menang," lontarnya.
Meski laga melawan Persiku nanti menjadi laga penentu nasib PSIM, jajaran pelatih dan pemain tidak merasa tertekan. Ini karena satu tim, baik dari pemain, pelatih, dan official sudah sepakat laga kali ini akan menjadi motivasi tim untuk bisa lolos ke babak delapan besar. "Mudah-mudahan bisa memberikan yang terbaik. Target sama, menang," tandas Erwan.
Meski pada laga kali ini PSIM dibilang unggul di atas kertas karena pada putaran pertama lalu bisa membantai Persiku Kudus dengan skor 5-0, secara pribadi Erwan mengaku tidak akan meremehkan lawan. Jajaran pelatih sudah berjanji akan bermain habis-habisan di laga nanti. "Yang penting kami menang dulu," ucapnya.
Bek PSIM Sunni Hizbullah mengaku para pemain sudah sangat antusias menyambut laga melawan Persiku Kudus kali ini. Para pemain semua sehat dan sangat siap untuk memenangkan pertandingan.
"Harapannya pemain bisa menikmati suasana ini untuk bisa dibawa ke pertandingan besok. Karena kami ingin tiga poin," tuturnya.
Pelatih Kepala Persiku Kudus Bonggo Pribadi mengatakan, laga melawan PSIM ini merupakan laga terakhir dalam babak penyisihan grup Liga 2 musim 2024/2025. Sehingga harapannya semua pemain bisa enjoy dan bisa tampil lepas untuk laga kali ini. "Karena kami juga segera mempersiapkan diri untuk fase play off degradasi," cetusnya.
Salah seorang pemain Persiku Faiz Maulana menyatakan, saat ini para pemain sudah sangat siap untuk melawan PSIM. Menurutnya, laga melawan tuan rumah ini sangat penting sebagai bekal pertandingan ke babak play off degradasi. (ayu/laz)
Editor : Heru Pratomo